Rabu, 11 Februari 2026

Peraih Medali Emas Silat Sea Games dan Dua Dokter Lolos Seleksi SIPSS dari Polda NTT

Imanuel Lodja - Rabu, 11 Februari 2026 06:48 WIB
Peraih Medali Emas Silat Sea Games dan Dua Dokter Lolos Seleksi SIPSS dari Polda NTT
ist
Tiga peserta seleksi SIPSS Panda Polda NTT yang lolos mengikuti seleksi tingkat pusat

digtara.com -Seleksi penerimaan anggota Polri jalur Seleksi Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) TA 2026 mencapai akhir.

Baca Juga:
Akhir dari proses seleksi ini ditandai dengan sidang kelulusan akhir pada Selasa (10/2/2026) petang.

Sidang secara daring ini dipimpin Karo Dalpers SSDM Polri, Brigjen Pol Erthel Stephan didampingi Kabag Diapers SSDM, Kombes Pol Sugiarto.

Di Panda Polda NTT, sidang kelulusan dipimpin Irwasda Polda NTT, Kombes Pol Enriko Sugiharto Silalahi didampingi Karo SDM, Kombes Pol Juli Agung Pramono di Mapolda NTT.

Baca Juga:
Hadir pula Kabid Dokkes, AKBP dr Heri Purwanto selaku ketua tim (Katim) pemeriksaan kesehatan (Rikkes), Ka SPN, Kombes Pol Ferry Harahap selaku Katim Akademik dan Dir Samapta, Kombes Pol Prianggodo Heru Kunprasetio selaku Katim ujian jasmani, pengawas internal dan eksternal, orang tua dan peserta seleksi.

Dalam pengumuman akhir, Polda NTT memberangkatkan tiga orang peserta pria yakni satu orang sarjana pendidikan olahraga yang lolos dari jalur penghargaan Kapolri karena prestasi olahraga dan dua orang dokter umum dari jalur reguler.

Muhammad Zaki Zikrillah Prasong, S.Pd merupakan atlet silat yang baru saja mengharumkan nama Indonesia dalam ajang Sea Games Thailand 2025.

Ia meraih medali emas pada cabang olahraga silat di kelas 60 kilogram.

Ia pun pernah meraih medali emas pada Sea Games tahun 2023 di Kamboja pada kelas B 55 kilogram.

Pada PON Papua tahun 2021, sarjana lulusan FKIP Undana ini meraih medali perunggu.

Sementara pada PON di Aceh dan Sumatera Utara tahun 2024, Ia mempersembahkan medali emas untuk kontingen NTT.

Kapolri kemudian menghargai prestasinya dengan memberikan kesempatan kepadanya mengikuti seleksiSIPSS dari jalur rekrutmen proaktif.

Baca Juga:

Dua dokter yang juga lolos ke seleksi tingkat pusat yakni dr. Giovanni Kathlix Immanuel Matulessy dan dr. Rizky Ardiansyah Husen.

Dua dokter jebolan Fakultas Kedokteran Undana ini masuk peringkat dari 31 dokter yang lolos dalam seleksi nasional.

Ketiga perwakilan Polda NTT akan mengikuti seleksi tingkat nasional mulai 12 Februari 2026.

Secara keseluruhan, hingga pelaksanaan pengumuman akhir terdapat 135 orang peserta terdiri dari 83 orang pria dan 52 orang wanita.

Baca Juga:
Saat pengumuman akhir untuk jalur reguler, sebanyak 100 orang lolos seleksi ke tingkat pusat.

Mereka berasal dari berbagai program studi seperti S2 Psikologi profesi, dokter penyakit dalam, dokter spesialis bedah, ilmu pemerintahan, teknik sipil, sarjana olahraga, teologi Kristen Protestan.

Dokter gigi, desain komunikasi visual, biologi, kimia, fisika, farmasi/apoteker, sistem informasi/TI, statistika, manajemen, seni rupa, pilot, akuntansi dan kriminologi.

Selain itu ada pula untuk penugasan pada Polda Papua, Papua Barat, Maluku Utara, NTT, Gorontalo dan Kalimantan Utara untuk S2 psikologi, S1 dokter umum dan S1 Psikologi. Irwasda Polda NTT mengingatkan kepada ketiga peserta bahwa masih ada tahapan tes di tingkat pusat

"Jangan euforia, harus rendah hati dan harus tetap semangat. Banyak berdoa dan berbuat baik pasti akan lulus. Tidak ada yang bisa bantu selain diri sendiri," pesan Irwasda Polda NTT.

Ia juga berharap agar tiga peserta asal Polda NTT melakukan hal baik dan jangan melakukan hal jelek. "Hindari berbuat masalah dan persiapkan diri dengan baik," ujarnya.

Sementara Karo SDM menyebutkan kalau seluruh proses penggabungan nilai dalam angka untuk hasil ujian psikologi, akademik dan jasmani serta PMK dan IPK sudah dilakukan secara transparan.

"Kita bersyukur, NTT untuk (jalur) reguler tersisa prodi kedokteran yang masih bisa bertahan. Persiapkan diri di penentuan akhir pusat atau pantukhir," ujar Karo SDM.

Ia juga minta agar peserta menkaga kesehatan. "Pastikan peserta harus sehat. Kalau sakit saat tes maka nilai bisa ambruk. Harapannya semua bisa mengikuti tahapan di tingkat pusat dan bisa lulus," ujarnya.

Karo SDM juga memberikan motivasi agar peserta tetap semangat saat tes dan harus total.

Muhammad sendiri lulus dari jalur khusus karena seluruh atlit Sea Games diakomodir sesuai kompetensi nya.

Baca Juga:

"Atas petunjuk Kapolri maka NTT salah satu yang terwakili karena prestasi olahraga yang mengharumkan nama Indonesia dan Polri beri penghargaan bagi atlet berprestasi melalui pendidikan kepolisian," tandas Karo SDM Polda NTT.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru