Senin, 09 Februari 2026

Pria Diduga Pelaku Pencurian di Malaka Tewas Dihajar Massa

Imanuel Lodja - Senin, 02 Februari 2026 07:56 WIB
Pria Diduga Pelaku Pencurian di Malaka Tewas Dihajar Massa
ist
Pria Diduga Pelaku Pencurian di Malaka Tewas Dihajar Massa

digtara.com -Samuel Fahik (46), warga Dusun Maurae Desa Renrua, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, NTT tewas dihajar massa.

Baca Juga:

Samuel yang juga seorang petani ini dianiaya hingga tewas pada Minggu (1/2/2026) pagi di Dusun Eokpuran, Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka.

Ia dihakimi massa dari warga masyarakat Desa Tniumanu, kecamatan Laenmanen.

Sejumlah warga menyebutkan kalau korban dikeroyok dan dianiaya pada Minggu, 1 Februari 2026 subuh sekitar pukul 03.00 Wita di Dusun Furasuk, Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka.

Baca Juga:
Samuel diduga mencuri di dua rumah dan kios warga masing-masing Arnoldus Maan dan Walfrida Adriana Bano di Dusun Eokpuran, Desa Tniumanu, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka.

Rivaldi Maan (23) yang saat itu tidur di kios milik orang tuanya sempat terbangun pada Minggu subuh ketika mendengar bunyi pintu dibuka orang diikuti bunyi brangkas dan laci di kios tersebut dibuka orang tidak dikenal.

Rivaldi pun memanggil nama kakaknya Hengki Maan (25) yang tidur di kamar dalam kios milik orang tua mereka.

Saat bersamaan Rivaldi mendengar suara kucing dan terdengar suara bunyi gesekan kursi di lantai diikuti bunyi kaki orang melangkah dan hendak lari dari pintu belakang kios milik orang tuanya.

Rivaldi memastikan ada pencuri masuk ke kios sehingga ia berteriak pencuri sambil bangun dan mendapati pintu belakang sudah dalam keadaan terbuka.

Rivaldi pun bergerak mengejar pelaku pencurian sambil meneriakkan kata pencuri sehingga warga lain terbangun.

Baca Juga:
Ia sempat melihat ada dua orang pria dewasa berlari meninggalkan kios.

Kedua pria tersebut berlari ke arah jalan raya menuju cabang kantor Camat Laenmanen.

Dalam pengejaran itu keduanya bertemu Aprianus Neno (20) dan mereka bersama-sama mengejar pencuri hingga dalam kampung Frasuk.

Setelah mengejar sekitar 200 meter lebih, Rivaldi sadar kalau pintu kios masih terbuka sehingga ia kembali untuk menutup pintu kios bagian belakang.

Sementara kakaknya Hengki menelepon ayah mereka Arnoldus Manek Maan untuk memberitahukan tentang peristiwa pencurian tersebut.

Kebetulan orang tua mereka saat itu berada di rumah tinggalnya di dusun Fatubena, Desa Uabau, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka.

Baca Juga:
Warga lain, Simon Bau (48) juga mendapat informasi dari Arnoldus tentang peristiwa pencurian tersebut.

Belasan warga yang geram dengan pelaku pencurian yang selama ini sangat meresahkan warga langsung menganiaya pelaku pencurian.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Satu Pekan Pencarian Masih Nihil, Pencarian Korban Tenggelam di Malaka Dihentikan

Satu Pekan Pencarian Masih Nihil, Pencarian Korban Tenggelam di Malaka Dihentikan

Piknik Berujung Duka, Siswa SMP di Malaka-NTT Hilang Tersapu Ombak

Piknik Berujung Duka, Siswa SMP di Malaka-NTT Hilang Tersapu Ombak

Jenazah Purnawirawan TNI AD Ditemukan dDi Zona Bebas Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Jenazah Purnawirawan TNI AD Ditemukan dDi Zona Bebas Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Miras Jadi Pemicu Aksi Kekerasan Berujung Kematian Satu Warga di Kabupaten Malaka

Miras Jadi Pemicu Aksi Kekerasan Berujung Kematian Satu Warga di Kabupaten Malaka

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran

Polisi Amankan Sembilan Terduga Pelaku Penyerangan dan Penganiayaan di Malaka

Polisi Amankan Sembilan Terduga Pelaku Penyerangan dan Penganiayaan di Malaka

Komentar
Berita Terbaru