Senin, 23 Februari 2026

Polda NTT Dan Tim Satgas Pangan Sidak Harga Pangan di Pasar Tradisional di Kota Kupang

Imanuel Lodja - Rabu, 31 Desember 2025 14:40 WIB
Polda NTT Dan Tim Satgas Pangan Sidak Harga Pangan di Pasar Tradisional di Kota Kupang
ist
Tim Satgas Pangan saat melakukan sidak di dua pasar di Kota Kupang, Rabu (31/12/2025)

digtara.com -Tim gabungan dari Polda NTT bersama Bulog, Dinas Perindag serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang

Baca Juga:

Sidak pada Rabu (31/12/2025) menyasar Pasar Oebobo dan Pasar Inpres Naikoten I.

Sidak diikuti Arrahim K. Kanam (Pinwil Bulog NTT), Ramaijon P. Purba (Wapinwil Bulog NTT), Vivi Manafe (Kabid Perdagangan Disperindag NTT) dan Samuel Therik (staf Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT).

Tim Polda NTT terdiri dari AKP Rendy Widyadharma (Kanit I Subdit I Indag), Aipda Yakobus Laklo, Aipda Saptian Saleh dan Bripda Defna Sinlae yang merupakan Banit Subdt I Indag.

Baca Juga:
Tim melakukan pengecekan beras dan bahan pokok lainnya di pasar Oebobo, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Tim juga ke pasar Inpres Naikoten I melakukan pengecekan harga, stok dan ketersediaan beras serta bahan pokok penting lainnya.

Selama kegiatan Sidak pasar, tidak ditemukan pelanggaran dan kenaikan harga Bapokting, serta stock Bapokting aman sampai tahun baru dan pasca tahun baru.

Sidak yang dimulai pukul 08.00 Wita, bertujuan untuk memantau perkembangan harga sejumlah komoditas pangan strategis, khususnya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) serta minyak goreng yang merupakan komoditas yang dipasok pemerintah.

AKP Rendy Widyadharma, menyebutkan bahwa Sidak dilakukan untuk memastikan harga beras dan minyak goreng di pasar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Kami bersama instansi terkait melakukan monitoring perkembangan harga pangan di Pasar Oebobo dan Pasar Inpres. Fokus kami adalah beras dan minyak goreng, karena dua komoditas ini dipasok pemerintah. Kami ingin memastikan harga di pasar sesuai dengan ketentuan," ujarnya.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jadi Tersangka, Piche Kotta Mengaku Tidak Pernah Terlibat Kasus Pencabulan Dan Hargai Proses Hukum

Jadi Tersangka, Piche Kotta Mengaku Tidak Pernah Terlibat Kasus Pencabulan Dan Hargai Proses Hukum

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Visa Habis Masa Berlaku Jadi Alasan WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kelas II Kupang

Dua Pekan Lebih Diamankan di Rote Ndao, WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kupang

Dua Pekan Lebih Diamankan di Rote Ndao, WNA Uganda Dibawa ke Imigrasi Kupang

Jual Beli Sapi di Kupang Timur Berujung ke Proses Hukum

Jual Beli Sapi di Kupang Timur Berujung ke Proses Hukum

Brimob Polda NTT Bangun Jembatan di Nanganae Bantu Akses Warga

Brimob Polda NTT Bangun Jembatan di Nanganae Bantu Akses Warga

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Kapolda NTT Salurkan Bantuan Dua Ton Beras, Ratusan KK di Amanuban Timur-TTS Juga Jadi Sasaran

Komentar
Berita Terbaru