Kamis, 08 Januari 2026

Propam Polda Ambil Alih Penanganan Kasus Dugaan Cabul Anggota Polri Terhadap Anak Tiri

Imanuel Lodja - Senin, 15 Desember 2025 12:45 WIB
Propam Polda Ambil Alih Penanganan Kasus Dugaan Cabul Anggota Polri Terhadap Anak Tiri
ist
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra

digtara.com -Bidang Propam Polda NTT mengambil alih proses penanganan kasus dugaan cabul/pelecehan oleh oknum anggota Polri terhadap anak tirinya.

Baca Juga:

SAT (45) yang juga anggota Direktorat Sabhara Polda NTT sudah diamankan di Polda NTT sejak akhir pekan lalu.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra membenarkan kejadian ini.

"Benar, pada Sabtu, 13 Desember, Polsek Alak Polresta Kupang Kota telah menerima laporan dugaan tindak pelecehan terhadap anak tiri/anak sambung yang diduga dilakukan oleh seorang anggota Polda NTT berinisial SA," ujar Kabid Humas Polda NTT pada Senin (15/12/2025).

Baca Juga:
Saat ini, penanganan perkara tersebut telah diambil alih oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda NTT untuk dilakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Kabid menegaskan bahwa Polda NTT berkomitmen untuk menangani setiap laporan masyarakat secara profesional, transparan, dan berkeadilan, serta tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan oleh siapa pun, termasuk anggota Polri.

SAT (45), oknum anggota Polri di wilayah Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga mencabuli anak tirinya.

Dugaan pencabulan ini dilaporkan korban LJT (12) bersama ibunya MI (41) di Polsek Alak pada Sabtu (13/12/2025).

LJT, siswi sekolah dasar merupakan anak kandung dari MI (istri terduga pelaku) atau anak sambung dari terduga pelaku

Dugaan pencabulan anak dibawah umur ini sudah ditangani Propam Polda NTT yang langsung turun menjemput terduga pelaku.

Baca Juga:
Korban mengaku dicabuli sang ayah tiri di rumah mereka di salah satu kompleks perumahan di Kelurahan Manulai II, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Saat kejadian, MI yang juga ibu kandung korban (istri terduga pelaku) sedang tidak berada di rumah dan di rumah hanya ada korban dan terduga pelaku.

Terduga pelaku memanfaatkan kesempatan tersebut.

SAT pun mwncabuli korban. Saat itu korban melawan sehingga terduga pelaku menghentikan aksinya.

Korban yang trauma dengan pelakuan ayah tirinya hanya bisa menangis dan mengurung diri dalam kamar.

Korban kemudian menghubungi ibunya agar segera pulang ke rumah.

Baca Juga:

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung

Dari Sumsel, Maluku, NTT Dan Maluku Utara, Brigjen Pol Murry Mirranda 'Jenderal Pegiat Sosial' Kini Menyandang Bintang Satu di Bangka Belitung

Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT

Penyandang Disabilitas di Manggarai Timur Dapat Bantuan dari Kapolda NTT

Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam

Kerja Tak Kenal Lelah, Kapolda NTT Apresiasi Tim SAR Gabungan Dalam Pencarian Korban Kapal Tenggelam

Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah

Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah

Kapolda NTT Berharap Tahun 2026 Bersih Dari Pelanggaran Anggota Polri

Kapolda NTT Berharap Tahun 2026 Bersih Dari Pelanggaran Anggota Polri

10 Warga Di NTT Meninggal Selama Pelaksanaan Operasi Lilin Turangga 2025

10 Warga Di NTT Meninggal Selama Pelaksanaan Operasi Lilin Turangga 2025

Komentar
Berita Terbaru