Wanita Lansia Asal Kupang Terpapar Hantavirus
Imanuel Lodja - Jumat, 11 Juli 2025 08:00 WIB
net
Ilustrasi.
Kemudian penyelidikan epidemiologi mulai dilakukan 27 Mei 2025 oleh Dinas Kesehatan Kota Salatiga dan Puskesmas Sidorejo Kidul.
Baca Juga:
- Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi; Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji, Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen
- Tinjau Diklat PPIH Hari ke-16, Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji
- Perwira Polri WSA NTT Bagi Sembako Ke Lansia dan Difabel di Kabupaten Kupang
Hasilnya, 2 Juni 2025, membuktikan ia positif hantavirus.
Hasil ini pun dikirim lewat notifikasi laporan ke Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Loka Labkesmas Waikabubak kemudian Puskesmas Sikumana.
Pihak Puskesmas kemudian memasang perangkap tikus di kediaman pasien di Kota Kupang dan memetakan lokasi mulai 7 - 9 Juni.
Sebanyak 24 ekor tikus tertangkap yaitu 23 ekor dari lokasi tempat tinggal pasien dan 1 ekor dari kelurahan lain sebagai pembanding.
Tim Balai Besar Laboratorium Kesehatan Lingkungan (BBLKL) Salatiga kemudian menganalisis dengan hasil dua ekor tikus positif hantavirus dan dua ekor tikus positif leptospira.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi; Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Penyelenggaraan Ibadah Haji, Petugas Haji Perempuan Capai 33 Persen
Tinjau Diklat PPIH Hari ke-16, Menhaj: Petugas Haji Ujung Tombak Pelayanan Jemaah Haji
Perwira Polri WSA NTT Bagi Sembako Ke Lansia dan Difabel di Kabupaten Kupang
Lansia di Kupang Ditemukan Jatuh di Jembatan
Kasus Pencabulan Lansia di Lembata Naik Sidik, Polisi Segera Tahan Tersangka
Belasan Lansia di Rote Ndao Dapat Bantuan Sosial dari Polwan Polres Rote Ndao
Komentar