Wagub NTT Tantang GAMKI NTT Buat Unit Wirausaha
digtara.com - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) NTT menggelar Konferensi Daerah IV di GMIT Elim Lasiana.
Baca Juga:
- Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho Dorong Pelaku UMKM di Demak Terus Tumbuh, Maju dan Berdaya Saing
- Youthpreneur Academy 2025: The Founder’s Path for Practical Entrepreneurial Success, FEB USU Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Sukses
- Wagub NTT Donorkan Plasma Darahnya Setelah Sembuh dari Covid-19
Konferensi ini digelar selama dua hari sejak Jumat (28/3/2025) hingga Sabtu (29/3/2025).
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma yang membuka kegiatan ini memberikan sejumlah catatan penting kepada pengurus dan peserta konferensi daerah.
Wakil gubernur NTT bahkan menantang pengurus DPD GAMKI NTT yang nanti terbentuk untuk membuat unit usaha sebagai unit wirausaha organisasi.
"Pengurus baru harus membuka unit usaha. Saya tunggu proposalnya setelah pengurus terbentuk silahkan datang bawa proposal ketemu saya dan saya akan bantu," ujar Wakil gubernur NTT.
Wakil gubernur berjanji akan memberikan dukungan dana agar GAMKI punya unit usaha mendukung program GAMKI.
Mantan Kapolda NTT ini pun mengakui kalau anak muda Kristen didorong menjadi agen perubahan.
"Pentingnya peran serta dalam menjaga kerukunan dan toleransi. Kita punya tanggungjawab bersama menjaga kesatuan dan persatuan," ujar wakil gubernur NTT.
Konferda GAMKI memperkuat peran GAMKI sebagai organiaasi kritis dalam mengkritisi kebijakan nasional dan daerah.
Untuk itu GAMKI diminta mengembangkan diri dan meningkatkan kapasitas.
Wakil gubernur juga berharap GAMKI menjadi pelopor sehingga mampu membawa perubahan dan membawa kontribusi positif.
GAMKI juga diminta lebih brrperan aktif dalam ide dan kerja nyata.
Wakil gubernur menyebutkan kalau pemerintah Provinsi NTT memiliki program pemberdayaan.
"Dengan semangat berusaha maka untuk GAMKI ditantang buat unit usaha agar GAMKI punya sumber dana sendiri. Saya tunggu untuk bawa proposal wirausaha GAMKI setelah pengurus terbentuk. Saya akan dukung bantuan dana," tegas mantan Kadiv Hubinter Polri ini.
Ketua Panitia Konferda GAMKI, Amos Lafu menyebutkan kalau Konferda dilakukan untuk konsolidasi di daerah agar GAMKI melaksanakan kegiatan yang berdampak secara eksternal dan internal.
Konferda IV selama dua hari ini akan merumuskan program kerja dan memilih pengurus baru.
Senior GAMKI, Rodialek Pollo mengemukakan soal keberadaan GAMKI pasca G 30 S PKI dan banyak pemuda gereja tertuduh sebagai PKI dan butuh waktu menjelaskan dan mengklarifikasi isu tersebut.
"GAMKI merupakan organisasi lama namun kesulitan konsolidasi nasional," ujarnya
Ia minta kepada pengurus GAMKI yang terpilih agar mengaktifkan semua DPC GAMKI di kabupaten/kota dan melakukan masa penerimaan anggota baru bagi GAMKI.
"Bangun kerjasama dengan karang taruna karena punya misi yang sama. Rekrutmen anggota baru perlu. Fokus pada pembentukan DPC, berhenti membentuk carateker," tegasnya.
Diingatkan pula bahwa pemimpin harus memiliki jiwa memimpin organisasi dengan semangat suka memberi pantang minta.
Ketua Dewa Penasehat (Wanhat) GAMKI, Emy Nomleni juga mengingatkan bahwa proses dari sejarah regenerasi ada dalam penyertaan Tuhan.
Diingatkan bahwa kader GAMKI memberi diri untuk melayani. "Memberi untuk menghidupi," pesannya.
Ditegaskan pula bahwa dalam pelayanan dan persekutuan tidak ada yang menang dan kalah, semua punya kemampuan untuk saling melengkapi.
Sedangkan Uly J. Riwu Kaho, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) menyebutkan banyak perubahan yang menjadi pergumulan dan tantangan.
Ia mengapresiasi bahwa DPD GAMKI NTT sudah bergerak walaupun belum optimal.
Diharapkan agar kedepan perlu mengaktifkan kembali DPC untuk membangun GAMKI.
Ketua DPD GAMKI NTT, Gaddy Wono Buli juga menyebutkan kalau konsolidasi dan sinergitas baru lahir diakhir kepengurusan. "Butuh kesiapan dan kerendahan hati," tandasnya.
Ia berterima kasih kepada senior dan pengurus GAMKI atas kepercayaan memimpin GAMKI NTT dan segera melakukan regenerasi.
Sekretaris Umum DPP GAMKI, Arlan Christian Singkali mengakui kalau GAMKI sudah hadir di semua provinsi kecuali Aceh dan Kalsel.
GAMKI akan menggelar Rakernas pada bulan Mei 2025 di Solo disertai kirab budaya nasional.
Kirab budana ini menunjukkan kepemudaan Kristen yang bukan sekedar pelengkap tetap juga anak kandung bangsa.
Konfensi Daerah IV GAMKI NTT mengusung tema "Pulihkanlah Bangsa kami" dan sub tema "Mewujudkan Kepemimpinan Pemuda Kristen yang transformatif dan inovatif".
Pembukaan diawali dengan ibadah yang dipimpin Pdt Trovina Niap-Ratu Edo dan sapaan oleh Wakil Ketua Majelis V GMIT Elim Lasiana, Soleman Kette.
Gubernur NTT, Emanuel M Laka Lena juga hadir pada kesempatan tersebut setelah kembali dari tugas di Kabupaten TTU dan TTS.
Konferda IV GAMKI diikuti sejumlah utusan DPC seperti dari Belu, Rote Ndao, Alor, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Timur.
Anggota Komisi VII DPR RI Andhika Satya Wasistho Dorong Pelaku UMKM di Demak Terus Tumbuh, Maju dan Berdaya Saing
Youthpreneur Academy 2025: The Founder’s Path for Practical Entrepreneurial Success, FEB USU Dorong Mahasiswa Jadi Entrepreneur Sukses
Wagub NTT Donorkan Plasma Darahnya Setelah Sembuh dari Covid-19
Sembuh dari Covid-19, Wagub NTT Kembali Berkantor
Pulang dari Jakarta, Wagub NTT Positif Covid-19