Ungkap Kematian Remaja Perempuan yang Diduga Korban Kekerasan Seksual, Polisi Olah TKP di Sejumlah Lokasi dan Periksa Beberapa Saksi

Pada awalnya, saksi menduga bahwa korban tersambar petir. Namun, hasil pemeriksaan medis oleh dokter di RSUD Waibakul menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di beberapa bagian tubuh korban, termasuk di area vital. Temuan tersebut segera dilaporkan ke Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Sumba Tengah karena dianggap mencurigakan.
Baca Juga:
Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Urban Katikutana dan tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/4/2025/SPKT/SEK KTN/Polres Sumba Barat/Polda NTT, tanggal 26 Januari 2025.
Senin, 27 Januari 2025, tim identifikasi dan unit PPA Sat Reskrim Polres Sumba Barat bersama dokter RSUD Waibakul melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tiga lokasi berbeda.
Polisi juga melakukan visum terhadap jenazah di rumah korban. Sejumlah saksi juga telah diperiksa untuk mengungkap kronologi kejadian yang sebenarnya.
Hingga kini, penyidik masih terus mendalami kasus ini dan belum menetapkan tersangka.
Korban AUL diduga merupakan korban kekerasan seksual di Kampung Manupeu, Desa Dewa Tana, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah.
Petrus Pati Ngedo, kerabat korban yang pertama kali menemukan korban mengaku kalau pada Sabtu (25/1/2025) siang, korban meminjam handphone milik Petrus untuk nonton.
Namun karena handphone sedang di cas di rumah Ruben Ruwa Kaleka yang berjarak sekitar 300 meter dari rumah Petrus maka korban pun ke rumah Ruben untuk mengambil handphone tersebut.
Hingga dua jam kemudian korban belum juga kembali ke rumah. Petrus pun menyusul korban ke rumah Ruben dan melalui jalan pintas.
Namun saat tiba di rumah Ruben, Petrus tidak menemukan korban termasuk handphone milik Petrus sudah tidak ada lagi di rumah Ruben.
Petrus kemudian kembali ke rumahnya dan melalui jalan pintas tersebut. Saat tiba di rumah, korban pun belum juga pulang.
Petrus kemudian menanyakan keberadaan korban kepada anaknya ADP dan adik kandung korban Anas Ubu Laga. namun mereka mengaku kalau korban belum kembali sejak siang hari.

Bhabinkamtibmas di Sumba Barat Bagi Buku Bagi Anak Sekolah

Kapolres Sumba Barat-Danyon Brimob Batalyon C Pelopor Jamin Keamanan Warga di Sumba Barat Dan Sumba Tengah

PMKRI Cabang Waingapu Silaturahmi dengan Kapolres Sumba Barat

Bangun Gereja Oikumene, Polres Sumba Barat Daya Dapat Sumbangan dari Pemerintah Daerah

Rumah Warga di Sumba Barat Terbakar Saat Ditinggalkan Pemilik, Bhabinkamtibmas Turun Tangan
