Senin, 12 Januari 2026

Bedah Rumah Warga, Anggota TNI AD di Kupang-NTT Temukan Granat Aktif

Imanuel Lodja - Kamis, 08 Agustus 2024 15:00 WIB
Bedah Rumah Warga, Anggota TNI AD di Kupang-NTT Temukan Granat Aktif
ist
Bedah Rumah Warga, Anggota TNI AD di Kupang-NTT Temukan Granat Aktif
digtara.com -Dua buah granat aktif ditemukan anggota TNI AD saat melakukan bedah rumah warga di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedua granat aktif langsung diserahkan oleh warga ke Korem 161/Wira Sakti Kupang.

Baca Juga:

"Penyerahan dari beberapa hari lalu dari warga Naibonat. Kami bikin kan rumah, ternyata dalam rumah warga masih ada barang-barang itu," ujar Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti Kupang, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes, Kamis (8/8/2024).

Ia mengungkapkan dua granat tersebut merupakan buatan Korea dan masih aktif.

Namun sudah kadaluarsa sehingga direncanakan segera dimusnakan atau disposal oleh Satuan Zeni.

"Granat maupun mortil dan segala macamnya ada masa berlakunya sehingga segera kami musnahkan," ungkapnya.

Joao menyebutkan asal muasal dua granat itu diperoleh warga saat jejak pergolakan Timor Leste atau jejak pendapat pada 1999.

Menurutnya, kepemilikan granat itu sama seperti senjata M16 yang sudah diserahkan beberapa waktu lalu.

Saat ini, granat tersebut disimpan di dalam peti yang berisi pasir agar tidak mudah berbenturan dan meledak.

"Ini mungkin karena mereka taruh dimana habis itu lupa tempat penyimpanannya," tutur Danrem.

Ia mengimbau kepada warga NTT, khususnya di Pulau Timor agar segera menyerahkan senjata, baik itu organik maupun rakitan, termasuk granat dan mortil kepada TNI maupun polisi. Sebab, sangat berbahaya dan memiliki konsekuensi hukum.

"Kami sudah sering imbau kepada mereka untuk serahkan tetapi masih ada yang tersimpan. Namun, dalam tahun ini sudah banyak yang serahkan senjata api," ujarnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding

Divonis Pecat dari Kesatuan TNI AD, 22 Penganiaya Prada Lucky Ajukan Banding

Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah

Buka TOT Fasilitator PPIH 2026. Menhaj: Petugas Haji Adalah Perpanjangan Tangan Negara dan Presiden Dalam Memberikan Pelayanan Kepada Jamaah

22 Penganiaya Anaknya Dipecat, Ibu Prada Lucky Namo Bersyukur

22 Penganiaya Anaknya Dipecat, Ibu Prada Lucky Namo Bersyukur

Begini Peran Empat Senior Prada Lucky Namo Saat Mabuk Miras dan Aniaya Korban

Begini Peran Empat Senior Prada Lucky Namo Saat Mabuk Miras dan Aniaya Korban

Selain Tuntutan Hukuman Sembilan Tahun, Dua Perwira TNI Penyiksa Prada Lucky Namo Juga Dituntut Dipecat Dari TNI AD

Selain Tuntutan Hukuman Sembilan Tahun, Dua Perwira TNI Penyiksa Prada Lucky Namo Juga Dituntut Dipecat Dari TNI AD

Empat Prajurit Penganiaya Prada Lucky Namo Dituntut Enam Tahun Penjara dan Dipecat

Empat Prajurit Penganiaya Prada Lucky Namo Dituntut Enam Tahun Penjara dan Dipecat

Komentar
Berita Terbaru