Lansia di Kabupaten Sikka Ditemukan Tewas dalam Rumah Korban
digtara.com - Marsiana Nona (75), warga Habi Langir, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, NTT ditemukan meninggal dunia di lantai dalam rumahnya, Kamis (18/7/2024).
Baca Juga:
Korban pertama kali ditemukan oleh Yosephina Marsima (25), warga Habi Langir, RT 008/RW 003, Desa Habi, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka yang kebetulan datang ke rumah korban.
Yosephina yang baru pulang dari rumah suaminya di Likot, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka untuk mengambil dana stunting, singgah di rumah korban.
Saat tiba di rumah korban, Yosephina memanggil korban dari luar rumah namun tidak ada jawaban dari korban.
Yosephina pun masuk ke dalam rumah terus ke kamar korban. Ia kaget melihat korban yang sudah terbaring di bawah lantai tempat korban biasanya tidur.
Yosephina masih berusaha memanggil nama korban namun korban tidak juga bergerak dan tidak adaa reaksi.
Karena takut, Yosephina pun berteriak memanggil tetangga untuk membantu sehingga tetangga menghampiri rumah korban dan bersama warga sekitar membantu mengevakuasi korban.
Kemudian Yosephina memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan melaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Habi Polsek Kewapante, Bripka Naldo.
Aparat keamanan dari Polsek Kewapante kemudian mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan TKP serta menghubungi Tim Identifikasi Polres Sikka untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.
Olah TKP pun dilakukan oleh Tim Identifikasi Polres Sikka dipimpin oleh Bripka Kristoforus Shuri dan Kanit reskrim Polsek Kewapante, Aipda Agung Sucana.
Sementara itu, dr. Lestari Wacika bersama perawat Puskesmas Waipare melakukan visum.
"Korban meninggal wajar dan keluarga korban menerima kematian korban serta menolak dilakukan otopsi," ujar Humas Polres Sikka, AKP Susanto, Jumat (19/7/2024).
Kerabat korban pun mengakui kalau selama ini korban sudah sakit-sakitan dan beberapa kali dirawat di rumah sakit. "Korban juga tidak ada masalah dengan anak dan cucu ataupun keluarga sehingga keluarga korban ikhlas menerima kematian korban," tambah Susanto.
Elemen Masyarakat di Sikka Desak Polisi Tuntaskan Kasus TPPO
Gubernur Jawa Barat Desak Pelaku Eksploitasi 13 LC di Sikka-NTT Dijadikan Tersangka
Kunjungi Sekolah Yang Rusak Karena Bencana Alam, Wakapolda NTT Beri Bantuan Pendidikan
Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT
Dua Sekolah di Sikka-NTT Rusak Pasca Bencana Alam Angin Kencang, Pemerintah Segera Renovasi