Masalah Air di Sawah, Warga Sabu Raijua Dibacok Kerabatnya hingga Luka Parah
Korban pun menjelaskan kalau ia mengetahui kalau tersangka Nga Manno mengambil air dari saluran atas sehingga ia memilih mengambil air dari saluran bawah.
Baca Juga:
Korban sempat melihat tersangka Nga Manno membawa sebilah parang pendek yang disisipkan pada pinggangnya.
Korban kemudian kembali ke sawahnya untuk mengerjakan sawahnya. Kurang lebih satu jam kemudian, tersangka datang lagi ke Migu Kolo yang kebetulan membongkar rumah sawahnya dan menanyakan darimana Migu mengizinkan korban mengambil air.
secara kebetulan, korban datang untuk menjelaskan kalau ia mengambil air dari saluran bawah. Korban masih menjelaskan apabila tersangka tidak setuju maka ia batal mengambil air dari saluran bawah.
Hal itu memicu pertengkaran antara tersangka Nga Manno dengan korban. Tersangka Nga Manno pun pulang dan datang kembali ke sawah milik korban bersama Mi Manno sambil membawa parang.
Melihat kedua tersangka datang, korban langsung keluar dari sawah dan berlari, tetapi dikejar oleh kedua tersangka.
Dalam pengejaran tersebut, tersangka Nga Manno membacok korban dari arah belakang dengan parang yang dipegangnya dan mengenai bagian belakang korban.
Korban langsung berhenti dan berdiri sambil mengingatkan kalau tindakan tersangka sangat keterlaluan. Namun kedua tersangka tetap berdiri, sehingga korban yang mengalami luka langsung pulang meminta pertolongan perawat di Pustu Deme.
Kapolsek Sabu Timur, Ipda Mustarif Ibrahim dan Bhabinkamtibmas Desa Deme, Bripka Aprianus Lailena ke lokasi kejadian dan membantu membawa korban ke Puskesmas Eiligo untuk mendapat pertolongan.
Terima 984 Laporan Polisi Selama Tahun 2025, Polres TTS Tuntaskan 55 Persen Kasus
NTT Jadi Lumbung Jagung Nasional, Kapolda NTT Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV 2025
Dugaan Kekerasan Warga dan Anggota Polisi Diselesaikan Secara Damai
Polres Malaka Tetapkan Dan Tahan Tujuh Orang Tersangka Kasus Tawuran
Rumah Pedagang Kue di Kota Kupang Terbakar di Akhir Tahun