Kamis, 05 Maret 2026

Sopir Selisih Paham Soal Tarif Angkutan, Polisi Turun Tangan

Imanuel Lodja - Jumat, 31 Mei 2024 09:58 WIB
Sopir Selisih Paham Soal Tarif Angkutan, Polisi Turun Tangan
istimewa
Sopir Selisih Paham Soal Tarif Angkutan, Polisi Turun Tangan
digtara.com - Dua sopir angkutan, Gabriel Watti Hege, warga Kelurahan Takari, Kecamatan Takari dan Tordi Klali, warga Kelurahah Lelogama, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang berselisih paham soal tarif angkutan.

Baca Juga:

Pengemudi mobil pick up jurusan Takari-Lelogama ini bertikai mempersoalkan masalah tarif angkutan penumpang.

Perselisihan dua pengemudi pick up tersebut sempat viral di media sosial instagram dengan pemilik akun ntt.update pada hari Senin (26/5/2024) lalu dengan caption Ampun kakz nakal takari!!!

Postingan dalam Instagram tersebut sempat membuat resah warga Lelogama yang hendak ke Takari maupun sebaliknya.

Polsek Takari pun turun tangan melakukan mediasi bagi kedua sopir ini.

Kapolres Kupang AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata melalui Kapolsek Takari Iptu Victor Arianto Nenotek mengaku kalau mediasi tersebut dilakukan di ruang SPKT Polsek Takari, Kamis (30/5/2024).

"Kami sudah pertemukan dua pengemudi mobil pick up yang berselisih tersebut dan mereka sudah saling memaafkan satu sama lain," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (31/5/2024).

Kapolsek dan anggota Polsek Takari mendatangi lokasi kejadian menenangkan kedua belah pihak hingga dilakukan mediasi terhadap kedua pengemudi tersebut di Polsek Takari.

Rifel Oemanu selaku pembuat video dan yang memposting ke grup WA khusus Bonmuti dengan Caption " Sekarang su bapajak di takari " juga telah dipanggil polisi dan mengakui kesalahan yang dibuatnya serta berjanji bersama-sama siap menjaga hubungan baik diantara mereka.

"Kami sudah lakukan mediasi dan keduanya dibuatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya serta sama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Takari dan Amfoang Selatan," ujar Kapolsek Takari.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Enam Ton Beras SPHP Didistribusikan ke Warga Kabupaten Kupang

Enam Ton Beras SPHP Didistribusikan ke Warga Kabupaten Kupang

WNI Tersangka Penyelundupan Manusia Diserahkan ke Kejari Kota Kupang

WNI Tersangka Penyelundupan Manusia Diserahkan ke Kejari Kota Kupang

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum

Sidak Pasar Bersama Forkopimda, Polresta Kupang Kota Bakal Tindak Tegas Oknum Yang Melanggar Hukum

Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat

Jemaah Umroh Asal NTT Diminta Tunda Agenda Umroh Saat Konflik Timur Tengah Menguat

Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang

Awal Pekan Bulan Maret, Kapolresta Kupang Kota dan Para Kapolsek Jadi Inspektur Upacara di Sejumlah Sekolah di Kota Kupang

Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara

Residivis Pelaku Penikaman di Kupang Diamankan Resmob Polda NTT, Polsek Maulafa Gelar Perkara

Komentar
Berita Terbaru