Jumat, 20 Februari 2026

IRT Asal Kabupaten Rote Ndao Coba Bunuh Bayinya hingga Tangan Nyaris Putus

Imanuel Lodja - Sabtu, 04 Mei 2024 07:41 WIB
IRT Asal Kabupaten Rote Ndao Coba Bunuh Bayinya hingga Tangan Nyaris Putus
istimewa
IRT Asal Kabupaten Rote Ndao Coba Bunuh Bayinya hingga Tangan Nyaris Putus


Di kantor polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Ia mengaku kalau sebelum kejadian atau setelah korban bangun tidur, ia sempat menggendong korban.

Baca Juga:

Namun pelaku tiba-tiba mengambil pisau dan membaringkan korban di lantai dapur kemudian langsung memotong pergelangan tangan kanan korban hingga nyaris putus dan terluka parah.

Setelah korban terluka, ia membiarkan korban di lantai dapur berlumuran darah. Pelaku memilih pergi dan kabur meninggalkan korban hingga korban ditemukan oleh adik pelaku di lantai dapur rumah orang tua pelaku.

Belum diketahui persis alasan pelaku tega menyayat dan memotong pergelangan tangan anaknya. Namun diduga kuat pelaku memiliki persoalan keluarga di Kabupaten Rote Ndao sehingga anak nya menjadi pelampiasan.

Pelaku juga dipastikan sehat dan tidak mengidap sakit tertentu. Namun pihak keluarga dan kepolisian akan memeriksa kejiwaan pelaku.

Saat ini korban ditangani sejumlah dokter spesialis di RSUD Prof Dr WZ Yohanes Kupang seperti dr Sari, dr Edwin T selaku ahli forensik dan dr Steven Saba yang merupakan spesialis tulang.

Pelaku sendiri selanjutnya ditangani penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Kupang Kota.

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Aldinan RJH Manurung yang dikonfirmasi Sabtu (4/5/2024) membenarkan kejadian ini.

Ia mengaku kalau pelaku sudah diamankan di Polresta Kupang Kota, sementara korban masih dirawat intensif di RSUD WZ Yohanes Kupang.

Penyidik juga sudah meminta keterangan dari sejumlah pihak sebagai saksi kasus ini.

"Sudah ditangani dan proses sidik. Penyidik sudah menetapkan pelaku sebagai tersangka dan sekarang sudah ditahan," ujar Kapolresta Kupang Kota.

Polisi masih mendalami alasan pelaku nyaris membunuh korban.

"(Alasan) belum ada. Alasan sementara karena (pelaku) stres," tandas mantan Kapolres Kupang ini.

Polisi juga mendalami kemungkinan pelaku mengalami gangguan jiwa.

"Kemungkinan besar (ada gangguan jiwa)," tambah Kapolresta.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

Pukul Warga Tanpa Sebab dan Video Viral di Medsos, Warga Batuplat-Kupang Diamankan Resmob Polda NTT

Tersangka dan Barang Bukti Kasus Kekerasan Seksual Diserahkan Polres Rote Ndao ke Kejaksaan

Tersangka dan Barang Bukti Kasus Kekerasan Seksual Diserahkan Polres Rote Ndao ke Kejaksaan

Wakapolres Rote Ndao Berganti

Wakapolres Rote Ndao Berganti

LBH APIK NTT Minta Polisi Tidak Main-Main Dengan Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak

LBH APIK NTT Minta Polisi Tidak Main-Main Dengan Kejahatan Terhadap Perempuan dan Anak

Tiga Korban Mati Mesin dan Hilang Kontak di Perairan Diu-Rote Ndao Ditemukan Selamat

Tiga Korban Mati Mesin dan Hilang Kontak di Perairan Diu-Rote Ndao Ditemukan Selamat

Hendak Melahirkan, Polisi di Rote Ndao Bantu Evakuasi IRT ke RSUD

Hendak Melahirkan, Polisi di Rote Ndao Bantu Evakuasi IRT ke RSUD

Komentar
Berita Terbaru