Buaya Tiga Kali Muncul di Rote Ndao, BBKSDA Relokasi Buaya dari Perairan Mulut Seribu-Rote Ndao
Imanuel Lodja - Selasa, 09 April 2024 17:03 WIB
ist
Buaya Tiga Kali Muncul di Rote Ndao, BBKSDA Relokasi Buaya dari Perairan Mulut Seribu-Rote Ndao
digtara.com -Seekor buaya muncul di perairan Mulut Seribu, Kecamatan Landu Leko Kabupaten Rote Ndao, NTT.
Baca Juga:
Dalam kurun waktu dua bulan terakhir atau pada Maret hingga awal April 2024, tercatat sudah tiga kali buaya muncul sehingga meresahkan masyarakat.
Masyarakat mencatat buaya beberapa kali terpantau pada tanggal 7 Maret, 22 Maret, dan 2 april 2024.
Buaya tersebut sempat menerkam ternak warga berupa kambing, meresahkan nelayan baik pencari ikan, budidaya rumput laut, budidaya lobster serta mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Kemunculan buaya ini dilaporkan warga ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) pada Selasa (2/4/2024) lalu.
Pimpinan BBKSDA NTT segera menugaskan staf Resort Suaka Margasatwa Harlu di Desa Daiama, untuk melakukan verifikasi laporan serta assesment kondisi lapangan guna memastikan kebenaran laporan dan penyiapan data dukung untuk dilakukannya operasi penangkapan/ relokasi buaya.
Pada Sabtu (6/4/2024), anggota unit penanganan Satwa BBKSDA NTT ditugaskan ke lapangan melakukan penanganan.
Tim berkordinasi dengan Kepala Desa Daiama serta warga pelapor dan melakukan orientasi lapangan.
Tim pun melakukan pemasangan jerat dan observasi malam.
Pada hari kedua operasi, Senin (8/4/2024) antara pukul 02.00 wita hingga pukul 04.00 Wita, seekor buaya jantan sepanjang 397 centimeter berhasil ditangkap.
Selanjutnya dievakuasi ke kandang penampungan sementara di Kupang untuk proses lebih lanjut.
Plt. Kepala BagianTata Usaha BBKSDA NTT, Joko Waluyo, S.Hut, Selasa (9/4/2024) menyebutkan kalau insiden buaya yang muncul di area publik, dimungkinkan terjadi karena buaya yang mencari habitat baru akibat habitat aslinya yang rusak.
"Adanya persaingan teritorial yang mengakibatkan individu tertentu harus pindah," ujarnya terkait alasan minculnya buaya di perairan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Mahasiswa Sabu Raijua di Kupang Datangi Polda NTT Pertanyakan Penanganan Kasus Cabul Anak Dibawah Umur
Peduli Warga Terdampak Gempa, Ketum Bhayangkari Kunjungi Posko Nioniba-Ende Bawa Ribuan Bantuan
Polres Ngada Distribusikan Ribuan Paket Sembako Bantuan Ketua Bhayangkari Bagi Warga Korban Gempa
Donasi Posko Peduli Kemanusiaan Berakhir, Polres Rote Ndao Kirim Bantuan ke Flores
Polda NTT Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Manggarai Timur
Kabupaten Manggarai Terbanyak Korban Meninggal Pasca Gempa
Komentar
Berita Terbaru
Mantan Wapres Jusuf Kalla Keliling Flores Pantau Korban Gempa Bumi
Diduga Cabuli Remaja Wanita dan Sempat Kabur, Pria Asal Demak Diamankan Tim Zero Ditres PPA dan PPO Polda NTT
Jadi Tersangka, Tiga Anggota DPRD Kabupaten TTU Terancam Penjara Tujuh Tahun
Mahasiswa Sabu Raijua di Kupang Datangi Polda NTT Pertanyakan Penanganan Kasus Cabul Anak Dibawah Umur
Berkas Kasus Penganiayaan Berat Pada Mantan Anggota DPRD TTS P21, Polres TTS Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Ratusan Warga dari Posko Pengungsian Maumere Kembali Dipulangkan
Ribuan Warga Sikka Masih Tempati Lokasi Pengungsian