Senin, 15 April 2024

Meninggal Pasca Pemilu, Petugas KPPS dapat Santunan

Imanuel Lodja - Selasa, 20 Februari 2024 08:00 WIB
Meninggal Pasca Pemilu, Petugas KPPS dapat Santunan
istimewa
Meninggal Pasca Pemilu, Petugas KPPS dapat Santunan

digtara.com - Sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal pasca pencoblosan.

Baca Juga:

Di Nusa Tenggara Timur (NTT) sendiri ada tiga orang anggota KPPS meninggal dunia pasca Pemilu.

Ketiganya tersebar di Kabupaten Alor, Malaka dan Belu.

Tiga anggota KPPS ini mendapat santunan dan biaya pemakaman dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua KPU NTT, Jemris Fointuna mengatakan, santunan dan biaya pemakaman itu diserahkan dan diterima pihak keluarga pada, Senin 19 Februari 2024 siang.

"Santunan dan biaya pemakaman baru diserahkan untuk petugas KPPS Malaka. Sedangkan untuk di Alor dan Belu akan menyusul," ujarnya, Selasa (20/2/2024).

Ia mengatakan besaran uang santunan petugas KPPS yang meninggal dunia telah ditetapkan dalam Surat Menteri Keuangan S-647/MK.02/2022, melalui Satuan Biaya Masukan Lainnya (SBML) Tahapan Pemilihan Umum dan Tahapan Pemilihan.

Berdasarkan aturan tersebut, keluarga petugas KPPS yang meninggal dunia memperoleh santunan senilai Rp 36 juta.

Selain berhak menerima uang santunan, keluarga korban juga akan mendapat uang untuk biaya pemakaman.

"Santunan sebesar Rp 36 juta dan bantuan biaya pemakaman sebesar Rp 10 juta," ujar Jemris.

Keputusan KPU Nomor 472 Tahun 2022 tentang SBML Pemilihan Umum dan Tahapan Pemilihan 2024 mengatur besaran santunan kecelakaan kerja Badan Ad Hoc.

Bagi yang meninggal dunia Rp 36 juta per orang. Cacat permanen Rp 30,8 juta per orang.

Luka berat Rp 16,5 juta per orang serta luka sedang Rp 8,25 juta per orang. Selain itu bantuan biaya pemakaman Rp 10 juta.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jejak Curang ASN di Medan Arahkan Guru Pilih Paslon Capres Prabowo - Gibran

Jejak Curang ASN di Medan Arahkan Guru Pilih Paslon Capres Prabowo - Gibran

Diduga Lemas dan Terjatuh, Kakek di Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Lemas dan Terjatuh, Kakek di Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Dunia

Tujuh Anggota KPPS di Tapteng Jadi DPO Imbas Gelembungkan Suara Paslon Capres

Tujuh Anggota KPPS di Tapteng Jadi DPO Imbas Gelembungkan Suara Paslon Capres

Caleg Gagal Pemilu Tutup Akses Jalan, Kapolsek Turun Tangan Lakukan Mediasi

Caleg Gagal Pemilu Tutup Akses Jalan, Kapolsek Turun Tangan Lakukan Mediasi

Dituntut 5 Bulan, Kades di Flores Timur-NTT Divonis 3 Bulan Terkait Kasus Pidana Pemilu 2024

Dituntut 5 Bulan, Kades di Flores Timur-NTT Divonis 3 Bulan Terkait Kasus Pidana Pemilu 2024

Demo Tolak Pemilu Curang di KPU dan DPR, 16 Orang Diciduk Polisi

Demo Tolak Pemilu Curang di KPU dan DPR, 16 Orang Diciduk Polisi

Komentar
Berita Terbaru