Minggu, 12 Juli 2026

Pengasuh Ponpes di Manggarai Timur-NTT Cabuli Dua Santri

Imanuel Lodja - Selasa, 21 November 2023 07:58 WIB
Pengasuh Ponpes di Manggarai Timur-NTT Cabuli Dua Santri
Ilustrasi

digtara.com - PI (50), pengasuh dan juga pemilik Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Manggarai Timur, NTT mencabuli dan menyetubuhi beberapa anak pesantren yang masih tergolong anak dibawah umur.

Baca Juga:

Dua korban yang sudah mengakui sebagai korban yakni B (16) dan SR (15).

Kapolres Manggarai Timur, AKBP I Ketut Widiarta melalui Kasat Reksrim Polres Manggarai Timur, Iptu Jeffry D. N. Silaban, S.Tr.K membenarkan kejadian ini.

"Persetubuhan anak dibawah umur yang diduga telah dilakukan oleh PI terhadap korban B yang terjadi berulang-ulang kali semenjak tanggal 31 Juli 2023 sekitar pukul 22.00 WITA sampai dengan tanggal 17 November 2023," ujar Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Senin (20/11/2023) malam.

Kasat menyebutkan kalau korban berulang kali dicabuli di kamar milik tersangka PI di Pondok Pesantren FQS di Watu Ipu, Kelurahan Kota Ndora, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Kasus ini baru dilaporkan korban ke Polres Manggarai Timur pada Sabtu (18/11/2023) malam sekitar pukul 21.30 Wita.

Kasat membeberkan awal kejadian pada tanggal 31 Juli 2023 lalu sekitar pukul 18.30 Wita.

Saat itu tersangka PI menyuruh korban B untuk pijat badan PI di dalam kamar milik PI.

"Pada pukul 19.00 WIta, pelaku berpesan kepada korban agar pada pukul 22.30 Wita, korban segera datang kembali ke kamar milik pelaku," ujar Kasat.

PI juga berpesan soal pakaian yang harus dikenakan korban saat menemui PI di kamarnya.

Namun korban tidak menjawab satu kata pun dan langsung keluar pergi dari dalam kamar pelaku menuju ke kamarnya sendiri.

Pada pukul 22.30 wita, korban dipanggil oleh pelaku untuk masuk ke dalam kamar milik pelaku.

Akan tetapi korban bersama teman-temannya mengunci pintu kamar mereka.

Namun pelaku terus memanggil dan mengancam apabila korban tidak keluar dari dalam kamarnya maka pelaku akan menyiksa korban dan santri-santri yang lainya untuk jangan beristirahat selama 2 jam.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pamit Cari Pakan Ternak Babi, Warga Kabupaten Sikka Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Asam

Pamit Cari Pakan Ternak Babi, Warga Kabupaten Sikka Malah Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Asam

Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur

Rumah Warga Kabupaten Sikka Hangus Terbakar Saat Penghuni Masih Tidur

Tim Gabungan URC Resmob Polda NTT-Polres TTU Bekuk Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan

Tim Gabungan URC Resmob Polda NTT-Polres TTU Bekuk Pelaku Pencurian Dengan Pemberatan

Polres Sumba Tengah Segera Dikukuhkan, Anggota Polres Sumba Barat Kerja Bakti Pembersihan Lokasi Mako

Polres Sumba Tengah Segera Dikukuhkan, Anggota Polres Sumba Barat Kerja Bakti Pembersihan Lokasi Mako

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Ini Duduk Perkara Yang Menjerat Mantan Pimpinan Universitas San Pedro Kupang

Sejumlah Bangunan Gudang di Kota Kupang Terbakar

Sejumlah Bangunan Gudang di Kota Kupang Terbakar

Komentar
Berita Terbaru