Jumat, 06 Maret 2026

Jauh-jauh ke Pasar Tumbah Balige Buat Nyopet, Kompoltan Emak-emak Asal Medan Ditangkap

Arie - Senin, 04 September 2023 08:58 WIB
Jauh-jauh ke Pasar Tumbah Balige Buat Nyopet, Kompoltan Emak-emak Asal Medan Ditangkap

digtara.com – Komplotan emak-emak spesialis pencuri dompet di pasar tradisional beraksi di Pasar Tumpah Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara (Sumut).

Baca Juga:

Pelaku berjumlah enam orang beraksi dengan mengendarai satu unit mobil dari Medan. Para pelaku lalu mengelabui pedagang dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Begitu pedagang lengah, para pelaku lalu mencuri uang millik korban. Polisi yang mendapat informasi ini kemudian menggulung para pelaku.

Adapun keenam pelaku copet yang diamankan, yakni 4 orang berinisial RT (55), W (51), DT (47), warga Medan dan HT (50) warga Kota Binjai. Polisi juga menangkap 2 pria yakni BB (43) dan LP (33) keduanya warga Medan.

Baca: IRT di Kupang Diamankan Saat Copet Dompet Penumpang Kapal

“Keenamnya diamankan karena melakukan pencurian di Pasar Tumpah Balige,” kata Kasi Humas Polres Toba AKP Bungaran Samosir kepada SuaraSumut.id, Senin (4/9/2023).

Aksi pencurian ini terjadi pada Jumat 1 September 2023 sekitar pukul 10.00 WIB. Para pelaku berangkat dari Medan naik mobil rental menuju Pasar Balige.

“Kemudian para pelaku singgah di depan Balerong Balige, empat pelaku turun dari dalam mobil dan dua lainnya memarkirkan mobil di SPBU,” ujarnya.

Sesampainya di dalam Pasar Balige, keempat emak-emak mengerubungi pedagang daging babi. Dengan berpura-pura hendak membeli, para pelaku mulai melancarkan siasat menggasak dompet berisi uang pedagang.

“Mereka berpura-pura sebagai penawar dan pembeli daging, dari masing-masing sudut yang berbeda. Di Pasar Tumpah Balige,” kata Bungaran.

Begitu perhatian korban teralihkan, salah seorang emak-emak lalu mengambil dompet pedagang dan perlahan meninggalkan lokasi dan kembali ke dalam mobil.

“Setibanya di dalam mobil yang terparkir, secara bersama-sama tersangka menyaksikan uang hasil curian berjumlah Rp 850 ribu,” ungkapnya.

Tak puas sekali beraksi, Bungaran menjelaskan komplotan ini kembali melakukan pencurian dengan menyasar pedagang buah-buahan. Dengan berpura-pura membeli, emak-emak ini berhasil menggondol tas pedagang.

“W membawa tas pedagang tersebut, namun belum sampai berjalan 20 meter dari lokasi, hal tersebut diketahui oleh masyarakat sehingga W diamankan,” katanya.

Mengetahui temannya ditangkap, kata Bungaran, lima pelaku lainnya kabur meninggalkan lokasi. Polisi yang melakukan penyelidikan kasus ini akhirnya menangkap 5 tersangka lainnya.

“Motif para pelaku karena ekonomi yang kurang baik, sehingga merencanakan pencurian di luar kota. Sebelumnya para pelaku sering melakukan pencurian di Kota Medan sehingga sudah dikenali masyarakat,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan dengan Pasal 363 ayat (1) ke- 4e KUHPidana ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News

Jauh-jauh ke Pasar Tumbah Balige Buat Nyopet, Kompoltan Emak-emak Asal Medan Ditangkap

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan

Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Komentar
Berita Terbaru