Polisi Dalami Kasus Pembakaran Barak di Kampung Kloneng Langkat

digtara.com – Pasca pembakaran barak yang diduga dijadikan sebagai lokasi peredaran, penggunaan narkoba dan judi jackpot serta tembak ikan, hingga saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut. Pembakaran Barak Kampung Kloneng
Baca Juga:
Hal ini dikatakan Kasi Humas Polres Binjai, Iptu. Junaidi saat dikonfirmasi digtara.com, Minggu (10/4/2022).
Dijelaskannya, saat mendapat kabar tentang peristiwa pembakaran barak itu, pihak kepolisian Polres Binjai langsung turun ke lokasi untuk melihat situasi dan melakukan pengamanan.
Baca: Dua Barak Narkoba di Kampung Kloneng Dibakar OTK
“Kita langsung turun ke lokasi dan berkomunikasi dengan warga sekitar untuk mendapatkan keterangan terkait kasus ini,” terang Junaidi.
Saat ini pihak Polres Binjai sudah melakukan pengamanan dalam dan mengantisipasi agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
“Saat ini kita hanya melakukan pengamanan dalam saja. Jadi nanti kita berkoordinasi dulu dengan pimpinan terkait masalah ini,” terangnya.
Baca: Diduga Jadi Sarang Narkoba, Emak-emak Serbu Barak di Binjai Barat
Sebelumnya, dua barak yang diduga dijadikan tempat memakai narkoba dan judi jackpot serta tembak ikan dibakar puluhan orang tak dikenal (OTK), Minggu (10/4/2022)) dini hari tadi.
Didatangi Puluhan Massa
Puluhan orang yang belum diketahui berasal dari mana ini menghancurkan dan membakar seluruh barak tempat narkoba di kampung Kloneng, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat.
Salah seorang warga menyebutkan, ada puluhan masa menaiki kendaraan sepeda motor mendatangi lokasi yang diduga dijadikan tempat peredaran narkoba tersebut.
Tiba di lokasi, puluhan orang ini langsung membakar habis seluruh mesin judi jekpot dan tembak ikan.
“Kami kira ada razia gabungan, soalnya tiba-tiba segerombolan masa dengan menaiki sepeda motor menuju lokasi barak dan langsung membakar serta menghancurkan barang-barang seperti mesin jekpot dan lainnya,” ucap warga sekitar.
Informasi yang diperoleh dilapangkan, warga selama ini sudah merasa resah dengan keberadaan barak tersebut yang dijadikan sebagai lokasi jual beli dan penggunaan narkotika serta judi.
Baca: Satu dari Tujuh Orang Yang Diamankan saat Grebek Barak Narkoba di Namu Ukur Berstatus Pelajar
“Sudah sering di razia polisi, tapi tempat itu masih terus buka apalagi ini bulan suci Ramadhan, mungkin warga geram sehingga melakukan tindakan anarkis dengan cara membakar,” terang salah satu warga.
Namun hingga saat ini, belum diketahui warga mana yang melakukan aksi pembakaran barak tersebut. Sementara pihak kepolisian belum memberikan keterangan terkait kasus ini.
Polisi Dalami Kasus Pembakaran Barak di Kampung Kloneng Langkat

Syah Afandin Ajak Masyarakat Biasakan Menabung Sejak Dini

Syah Afandin Tekankan Profesionalisme Dewan Hakim untuk Sukseskan MTQ ke-58 Kabupaten Langkat

Bupati Langkat Hadiri Pengesahan P-APBD 2025, Tekankan Efisiensi Anggaran

Ny. Endang Syah Afandin Ajak Kader PKK Serapit Wujudkan Keluarga Mandiri

Monitoring TP PKK Sumut di Desa Tanjung Pasir, Momentum Perkuat Kemandirian Ekonomi Keluarga
