Dua Pasien Yang Direhabilitasi di Rumah Bupati Langkat Non Aktif Jalani Perawatan di RS Jiwa

digtara.com – Dua pasien yang sempat dirawat di tempat pembinaan narkoba atau panti rehabilitasi milik Bupati Langkat Non Aktif Terbit Rencana akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa yang ada di Kota Medan.
Baca Juga:
Hal ini dikatakan Plt. Kepala BNN Kabupaten Langkat, Rosmiyati saat dikonfirmasi digtara.com, Jumat (28/1/2022).
Dijelaskannya, dari arahan DitNarkoba Polda Sumut, pasien yang dilakukan asesmen sebanyak 30 orang. Di hari pertama, hanya 7 orang yang hadir untuk menjalani asesmen. Sementara di hari kedua dan ketiga hanya dua orang.
Baca: Komnas HAM Bilang Semakin Terang Benderang Setelah Lihat Langsung Kerangkeng Manusia Bupati Langkat
“Dari asesmen ini, 7 orang dinyatakan rawat jalan. Atas persetujuan keluarga, mereka diizinkan untuk memilih BNN terdekat dari domisili mereka untuk mempermudah aksesnya,” kata Rosmiyati.
Untuk yang dua lagi, lanjut Rosmiyati, harus di rawat di rumah sakit jiwa sesuai arahan DitNarkoba Polda Sumut.
Baca: Simpan Sabu Dalam Bungkusan Nasi, Pria Asal Binjai Diringkus di Langkat
“Dua dirawat di rumah sakit jiwa, tapi saya lupa namanya,” jelas Rosmiyati sembari mengatakan kalau dari hasil tes urine pada hari kedua terhadap lima orang dan seluruhnya dinyatakan negatif.
Saat ini, masih kata Rosmiyati, hanya 11 orang yang sudah di asesmen, dari total 30 orang yang diajukan kepada pihak BNN Kabupaten Langkat.
“Hanya 11 orang, sementara yang 19 orang lainnya kita tidak tau entah kemana, sebab mereka tidak datang saat kita undang,” tutupnya.
Dua Pasien Yang Direhabilitasi di Rumah Bupati Langkat Non Aktif Jalani Perawatan di RS Jiwa

Syah Afandin Ajak Masyarakat Biasakan Menabung Sejak Dini

Syah Afandin Tekankan Profesionalisme Dewan Hakim untuk Sukseskan MTQ ke-58 Kabupaten Langkat

Bupati Langkat Hadiri Pengesahan P-APBD 2025, Tekankan Efisiensi Anggaran

Ny. Endang Syah Afandin Ajak Kader PKK Serapit Wujudkan Keluarga Mandiri

Monitoring TP PKK Sumut di Desa Tanjung Pasir, Momentum Perkuat Kemandirian Ekonomi Keluarga
