Tragis! Nenek Lumpuh di NTT Tewas Terpanggang Saat Rumah Terbakar
digtara.com – Sebuah rumah di Lamahora Timur, Kelurahan Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, NTT terbakar, Rabu (19/1/2022). Akibatnya, seorang nenek yang lumpuh tewas terjebak dalam rumah.
Baca Juga:
Korban bernama Ursula Meme (89) yang selama ini lumpuh karena sudah lanjut usia.
Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu Johanis Blegur, SH yang dikonfirmasi Kamis (20/1/2022) mengakui kalau kebakaran ini diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik di rumah korban.
Untuk mencari penyebab kebakaran, Kasat Reskrim dan anggota unit pidum dan unit identifikasi Sat Reskrim Polres Lembata melakukan olah TKP di lokasi kejadian kebakaran yang menyebabkan orang meninggal dunia dengan.
Saksi Yuliana Adriana Meme (37), seorang PNS mengakui kalau saat bangun tidur, ia langsung ke dapur dan melihat Rosalia sedang memasak air di dapur di lokasi kejadian.
Yuliana pun ke kios dan saat ia pulang ke rumah, ia melihat Rosalia sudah siap untuk pergi berjualan.
Yuliana pun mengantar anaknya ke rumah Stef Ola dan ketika pulang ke rumah, ia melihat rumah korban (nenek nya) sudah terbakar.
Ia mengakui kalau selama ini korban yang juga neneknya lumpuh dan saat kejadian tidak ada orang di rumah korban dan hanya ada korban seorang diri.
Disebutkan pula kalau rumah tempat kejadian merupakan rumah lama yang merupakan bangunan semi permanen dengan dinding dari bahan bambu atau keneka, terdiri dari dua kamar tidur dan dapur. Salah satu kamar tidur ditempati oleh korban.
Korban selama ini tinggal di lewoleba karena ada kejadian banjir badang tahun lalu sehingga Yuliana pun menjemput korban dari kampung dan tinggal bersama nya.
Yuliana sendiri tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Ia pun pasrah menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah.
Sementara Yosep Pati Belaja (52) yang juga warga Lamahora, Kelurahan Lewoleba Timur, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata mengaku kalau saat kejadian kebakaran, ia sedang bekerja di depan rumah nya.
Ia kaget melihat rumah tempat kejadian tersebut terbakar dengan nyala api yang besar dalam rumah.
Yosep pun memanggil Arki dan Arki langsung datang ke tempat kejadian. Sesampainya di tempat kejadian, Yosep dan Arki langsung mencari air dan menyiram rumah yang terbakar tersebut dan sambil berteriak minta tolong.
Pada saat mereka sedang memadamkan api tersebut, Yosep dan Arki tidak mengetahui bahwa ada korban di dalam rumah tempat kejadian tersebut.
setelah beberapa saat warga mulai berdatangan dan membantu memadamkan api dan setelah api tersebut padam, barulah mereka mengetahui bahwa ada korban di dalam rumah yang mana korban sudah terbakar dan meninggal dunia.
Bruno Kewaman (52), anak kandung korban mengaku kalau selama ini korban tinggal bersama cucunya Yuliana Adriana Meme.
Korban selama ini sakit dan lumpuh sudah sekitar 6 tahun sehingga pelayanan makan dan minum hanya di tempat saja
Sebagai anak kandung dan mewakili keluarga korban, Bruno Kewaman pun menerima kematian korban sebagai suatu musibah. Pihak keluarga pun membuat surat pernyataan menerima kejadian sebagai musibah dan tidak menempuh upaya hukum.
“Kebakaran rumah tersebut diduga ada nya hubungan arus pendek listrik, dan korban meninggal karena lumpuh dan tidak bisa menghindar dari kebakaran tersebut,” ujar Kasat Reskrim Polres Lembata.
Polisi pun melakukan olah TKO dan meminta keterangan dari saksi-saksi, mengamankan barang bukti serta membawa jenazah korban ke RSUD Lewoleba Kabupaten Lembata. Jenazah korban kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur