Selasa, 28 April 2026

Waduh! Guru Honorer di Kupang Dilempari Batu saat Berkendara

Imanuel Lodja - Sabtu, 23 Oktober 2021 09:53 WIB
Waduh! Guru Honorer di Kupang Dilempari Batu saat Berkendara

digtara.com – Arisna Sarah Tnunay (22), guru honorer yang juga warga Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang nyaris terluka. Guru Honorer Dilempari Batu

Baca Juga:

Ia dilempari dengan batu oleh Elon Foni, warga Kampung Koka, Desa Pakubaun, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang.

Peristiwa ini dialami korban pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 14.45 wita. Saat itu korban sedang melintas dengan sepeda motor di kampung Koka, Desa Pakubaun, Kecamatam Amarasi Timur, Kabupaten Kupang.

Baca: Kabar Baik dari Menteri Nadiem! Guru Honorer Bakal Setara dengan PNS

Korban sudah mengadukan tindak pidana ini ke polisi di Polsek amarasi Timur sesuai dengan laporan polisi nomor LP/B/09/X/2021/Sek Amarasi Timur.

Saat itu korban melintasi jalan jurusan Siuf menuju Pakubaun Kabupaten Kupang menggunakan sepeda motor yamaha vega ZR nomor polisi DH 4652 BK warna merah hitam.

Baca: Gara-gara Diantar Tukang Ojek, Guru Honorer di Kupang Dianiaya Tunangannya

Korban kaget saat dilempar oleh pelaku menggunakan batu.

Beruntung lemparan batu tidak mengenai tubuh korban tetapi hanya mengenai sepeda motor.

Hal ini mengakibatkan kerusakan pada sepeda motor karena pecah pada lampu rem belakang.

“Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut agar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Kasubag Humas Polres Kupang, AKP Simon Seran, Sabtu (23/10/2021).

Polisi dari Polsek Amarasi sudah ke lokasi kejadian melakukan identifikasi dan mencari pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Korban juga belum mengetahui alasan pelaku melempari nya karena selama ini korban tidak ada masalah dengan pelaku maupun dengan orang lain.

Waduh! Guru Honorer di Kupang Dilempari Batu saat Berkendara

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
NTT
Berita Terkait
Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Tiga Hari Hilang Pasca Jatuh ke Laut, Nelayan di Kupang Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Terlibat Kasus BBM, Dua Anggota Polres Manggarai Timur Di-non aktifkan Dari Jabatan Fungsional

Diduga Terlibat Kasus BBM, Dua Anggota Polres Manggarai Timur Di-non aktifkan Dari Jabatan Fungsional

Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua

Ungkap Peredaran Rokok Ilegal Oleh WNA, Empat Anggota Polres Belu Dapat Penghargaan Dari KPPBC TMP B Atambua

700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

700 Calon Bintara Polri Tahun 2026 Gugur Pemeriksaan Kesehatan I

Tersisa 45 Catar Akpol di Panda Polda NTT

Tersisa 45 Catar Akpol di Panda Polda NTT

Tersangka Anak Diserahkan ke Jaksa, Dua Tersangka Lain Menunggu Petunjuk Jaksa

Tersangka Anak Diserahkan ke Jaksa, Dua Tersangka Lain Menunggu Petunjuk Jaksa

Komentar
Berita Terbaru