Jumat, 09 Januari 2026

Pak Kejati, Ada Proyek Irigasi Rp.2,3 Miliar di Sidimpuan Gagal, Biaya Perencanaan dan Pengawasan Ratusan Juta

Amir Hamzah Harahap - Sabtu, 14 Juni 2025 21:32 WIB
Pak Kejati, Ada Proyek Irigasi Rp.2,3 Miliar di Sidimpuan Gagal, Biaya Perencanaan dan Pengawasan Ratusan Juta
digtara.com -‎‎Para warga dan petani di 6 Desa, Kecamatan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan sudah setahun lebih bersabar dan mengalami kekeringan dan gagal panen akibat irigasi yang jebol, Sabtu (14/06/2025).


‎Akibatnya 400 hektar lebih pertanian warga kekurangan air untuk mengaliri persawahan, malah proyek provinsi senilai Rp.2,3 Miliar yang ditangani Dinas PUPR Provinsi yang berkantor di Jalan Merdeka Padangsidimpuan bukannya menjadi solusi tetapi proyeknya sama sekali tak berguna.


‎Sebagaimana diketahui, proyek dimulai tahun 2024 namun hingga 2025 yang ada hanya sisa-sisa proyek yang ditinggalkan begitu saja. Harapan petani dan wargapun sirna tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mengadu kepada tuhan akibat hal tersebut.


‎Yang lebih mencengangkan, ternyata proyek gagal ini memiliki nilai belanja jasa perencanaan mencapai Rp.100 Juta dan Pengawasan Rp.60 Juta sebagaimana terdaftar di RUP-LKPP Nasional 2024.


‎Menanggapi hal tersebut, Ketua Pusat Analisi Layanan Dasar, Subanta Rampang Ayu kepada media menilai proyek tersebut harus diusut penyebab gagalnya .

‎"Air itu termasuk kebutuhan dasar, jadi jangan main-main dengan itu harus diusut itu kenapa gagal. Jangan main-main dengan petani dan pertanian, warga menggantungkan hidup dan menyekolahkan anak dari situ. Liat sekarang banyak persawahan dibiarkan. Negara agraria proyeknya seperti ini..ada ada aja PUPR" Kata Subanta sembari menggelengkan kepala.

‎ Biaya perencanaan dan pengawasan.

‎"Kan ada itu biaya perencanaan dan pengawasan. Harus diaudit itu kemana uangnya dan kesalahan perencanaannya karena apa. Itu uang rakyat lho bukan uang pribadi.. Ada konsekwensinya main-main dengan nasib petani dan negara. Kita harap penegak hukum turun melihat ini. Jangan biarkan rakyat berjuang sendiri" Jelasnya.


‎Sementara itu Kepala UPTD PUPR Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara Daskur Hasibuan saat dikonfirmasi tidak menggubris sama sekali (enteng).

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Usai Bagikan Bantuan di Sidakkal, PMI Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Daerah Sabungan Sipabangun

Usai Bagikan Bantuan di Sidakkal, PMI Padangsidimpuan Bagikan Paket Sembako Daerah Sabungan Sipabangun

Hajab! Dugaan Bagi-Bagi Dana Desa di Sidimpuan ke Rekening Pribadi Dari Proyek Website

Hajab! Dugaan Bagi-Bagi Dana Desa di Sidimpuan ke Rekening Pribadi Dari Proyek Website

Irigasi DI Ujung Gurap Diterjang Banjir, Anggota DPRD Ipong Dalimunthe Bersama Pemko dan UPTD Lakukan Peninjauan Langsung

Irigasi DI Ujung Gurap Diterjang Banjir, Anggota DPRD Ipong Dalimunthe Bersama Pemko dan UPTD Lakukan Peninjauan Langsung

Jaga Stabilitas di Daerah, Pemko Sidimpuan Sebar 6 Ton Beras SPHP di Seluruh Kecamatan Lewat GPM

Jaga Stabilitas di Daerah, Pemko Sidimpuan Sebar 6 Ton Beras SPHP di Seluruh Kecamatan Lewat GPM

‎Warga Protes, Pemko Sidimpuan Tak Gelar Perayaan Pawai 17 Agustus

‎Warga Protes, Pemko Sidimpuan Tak Gelar Perayaan Pawai 17 Agustus

Ririn Yunika Raih Penghargaan Best Model Of the Year di Asean Fashion Festival 2025 ‎

Ririn Yunika Raih Penghargaan Best Model Of the Year di Asean Fashion Festival 2025 ‎

Komentar
Berita Terbaru