Terkait Tahanan Tewas, Polisi Didesak Lakukan Penyelidikan Secara Profesional dan Transparan

Rabu, 08 September 2021 12:01
Kontras Sumut

digtara.com – KontraS Sumut menyoroti kasus tewasnya seorang tahanan bernama Aryes Prayudi Ginting, dengan kondisi lebam-lebam, usai ditahan di Polsek Medan Kota. Terkait Tahanan Tewas

Staff Advokasi KontraS Sumut, Ali Isnandar mengatakan bahwa pihak kepolisian harus melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan terkait kasus tersebut.

Dia juga meminta kepada pihak Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumatera Utara, untuk menuntaskan kasus tewasnya tahanan yang diduga mengalami penyiksaan.

Baca: LBH Medan Inginkan Bongkar Kuburan Aryes, Tahanan Polsek Medan Kota yang Tewas

“Ini adalah kasus serius yang harus diatensi oleh Kapolrestabes Medan dan Kapolda Sumut, karena almarhum meninggal di dalam tahanan dengan berbagai rentetan peristiwa yang mencurigakan, sehingga akan menimbulkan dugaan bahwa korban mati karena disiksa,” ucapnya kepada wartawan Rabu (8/9/2021).

Ali juga mengatakan bahwa Aryes yang diketahui oleh keluarganya sebelum ditangkap dalam keadaan sehat, namun tiba-tiba Aryes tewas diduga di dalam tahanan dan meninggalkan bekas luka pada tubuhnya.

Baca: Tahanan Meninggal dengan Luka Lebam di Wajah dan Dada, Polsek Medan Kota Siap Jika Diadukan Keluarga

“Tentu semua pihak akan berfikir bahwa ada yang tidak beres di intasi kepolisian. Karena petugas keplisian bertanggungjawab penuh terhadap orang yang berada dalam tahanan,” ucapnya.

Lebih lanjut Ali menambahkan bahwa bukan bermaksud membangun opini negatif pada kepolisian, tetapi pada faktanya angka kasus penyiksaan yang dilakukan kepolisian di Sumut cukup tinggi.

Laman: 1 2

Berita Terkait