Karyawan Telkomsel di Kupang Dipolisikan karena Hamili Ponakan yang Masih SMA

Sabtu, 10 September 2022 15:25
int
Ilustrasi

digtara.com – Seorang karyawan Telkomsel Kupang dilaporkan ke polisi di Polsek Maulafa karena kasus pencabulan.

Y (30), yang juga warga Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, NTT menyetubuhi N (17), ponaannya yang sejak beberapa tahun lalu tinggal dengannya.

Korban tinggal dengan pelaku sejak korban duduk di bangku kelas I SMA.

Namun selanjutnya istri pelaku meninggal dunia. Pelaku pun menjadi duda dengan satu orang anak dan korban tetap tinggal dirumah pelaku.

Baca: Harga BBM Melambung, Ini Daftar Tarif Baru Angkot di Kota Kupang

Oktober 2021 saat korban seorang diri di rumah, pelaku memaksa korban melakukan hubungan badan layaknya pasangan suami istri.

Korban menolak, namun pelaku terus memaksa hingga korban pun pasrah.

Korban mengaku disetubuhi 4 kali oleh pelaku hingga bulan November 2021, korban terlambat datang bulan.

Baca: Bahagianya Anak Panti Asuhan di Kupang Dapat Beasiswa dari Perguruan Tinggi Ikatan Dinas

Korban kemudian menceritakan kondisinya kepada pelaku.

Pelaku yang kaget atas kehamilan korban kemudian meminta bantuan temannya untuk mengantar korban ke rumah sakit Leona Kupang untuk memastikan kehamilan korban.

Laman: 1 2 3

Berita Terkait