Ini Tiga Pelaku Pembunuhan Rizki, Mayat Dibuang di Sumur PTPN II Medan

Ini Tiga Pelaku Pembunuhan Rizki, Mayat Dibuang di Sumur PTPN II Medan
(Ini ketiga pelaku pembunuhan Rizki, yang mayat korbannya dibuang ke dalam sumur sedalam 5 meter, di Gudang PTPN II, Desa Helvetia, Kota Medan.)

digtara.com – Polisi berhasil mengungkap kasus penemuan mayat tanpa identitas yang dibuang di dalam sumur, di gudang PTPN II jalan Pertempuran, Desa Helvetia, Kota Medan.




Mayat tersebut bernama Rizki (20) warga jalan Persatuan Raya, Tanah Garapan Pasar V, Desa Helvetia, Labuhan Deli. (klik disini)

Muat Lebih

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan korban setiap harinya bekerja sebagai penjaga warnet. Kasus pembunuhan ini berawal dari ditemukannya mayat tanpa identitas di sumur.

“Jadi diduga korban dibunuh, dan setelah itu pelaku membuang mayatnya ke sumur. Ini murni kasus pembunuhan,” katanya, pada digtara.com. Kamis (14/5/2020) Sumatera Utara.

Identitas pelaku

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP M Dayan menjelaskan dari kasus ini, ada tiga pelaku yang sudah ditangkap. Ketiganya yakni Ridho Rahmadsyah (23) bekerja sebagai cleaning servis, warga Karya Ujung, Desa Helvetia.




Faisal Tanjung, (20) warga jalan Melati, Desa Helvetia, dan Agung (20) waga Karya Ujung. Dalam kasus ini, penyidik sudah memeriksa 4 orang saksi. “Ketiganya masih menjalani pemeriksaan dan kini ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ungkap Dayan.

Awalnya, pada Rabu 13 Mei 2020, sekitar pukul 08.30 WIB. diperoleh informasi adanya penemuan mayat dengan jenis kelamin laki-laki, yang diduga korban pembunuhan. Mayat ditemukan di dalam sebuah sumur kedalaman 5 meter, di gudang PTPN II, jalan Pertempuran, Desa Helvetia, Medan Labuhan.




Kondisi mayat sudah membusuk dan terapung di dalam sumur. Kemudian tim Basarnas Kota Medan bersama Polisi mengeluarkan mayat tersebut dan dibawa ke RS Bhayangkara Medan, untuk otopsi.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV

Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan