Rabu, 21 Februari 2024

KKBD Kota Kupang Gelar Halal Bi Halal

Redaksi - Selasa, 24 Mei 2022 03:57 WIB
KKBD Kota Kupang Gelar Halal Bi Halal

digtara.com – Kerukunan Keluarga Bima Dompu (KKBD) Kota Kupang menggelar kegiatan Halal Bi Halal bersama seluruh warganya di Kota Kupang, NTT dan sekitarnya.

Baca Juga:

Kegiatan yang berlangsung meriah di halaman Gedung Rumah Singgah KKBD Kota Kupang pada hari Selasa, 24 Mei 2022.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Walikota Kupang Dr Jefirstson R. Riwu Kore, MM MH, Camat Oebobo dan Lurah Liliba Ustadz Drs KH Pua Monto Umbu Nay yang juga ketua Umum PWNU NTT yang bertindak sebagai penceramah agama.

Baca: Berkas dan Tersangka Kasus Pembunuhan IRT yang Dituduh Suanggi di Kupang Dilimpahkan ke Jaksa

Hadir pula Ketua KKBD Wilayah NTT Arifin H. Muhtar, S.Sos dan beberapa mantan Ketua KKBD Wilayah NTT seperti Drs. Ambo, MSi dan H. Muh Kilad serta beberapa tokoh masyarakat Bima Dompu yang ada di Kota Kupang.

Ketua panitia Halal Bi Halal KKBD Kota Kupang Tahun 2022, Mansyur, SH menyampaikan ungkapan rasa bahagia yang luar biasa karena kegiatan yang dipersiapkannya bersama panitia lainnya dalam waktu singkat, namun bisa berlangsung meriah.

“saya sangat bahagia sekali melihat antusias warga kota kupang asal bima dompu bisa hadir dan memeriahkan acara ini,” tandasnya.

Ketua panitia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, donatur dan pengurus KKBD yang telah mensupport hingga acara terlaksana dengan baik.

KKBD Kota Kupang Aladin, S.Ag MH menyampaikan dan sekaligus melaporkan kepada Walikota Kupang bahwa pembangunan rumah singgah KKBD Kota Kupang yang masih dalam proses pembangunan ini berasal dari sumbangan warga KKBD di Kota Kupang, di NTT atau bahkan warga Bima Dompu perantauan di daerah lainnya.

Juga yang sangat luarbiasa adalah bantuan dana hibah dari pemerintah provinsi NTT.

“Mohon doa Pak Walikota, agar kami diberi kemampuan dan kesanggupan untuk bisa menuntaskan agenda besar ini melalui upaya-upaya yang halal dan tidak mengikat,” ungkapnya.

Arifin H. Muhtar, S.Sos selaku Ketua KKBD Wilayah NTT dalam sambutannya menyampaikan bahwa “meskipun saya juga adalah warga Kota Kupang, namun sebagai Ketua KKBD Wilayah NTT saya menitip warga saya yang berjumlah 400-an Kepala Keluarga di Kota Kupang ini kepada Bapak Walikota,” ujarnya.

Arifin juga menyampaikan bahwa warga Kota Kupang asal Bima Dompu merupakan aset SDM Kota Kupang, karena menggeluti berbagai profesi seperti ASN, TNI/Polri, wiraswasta/pengusaha, Guru/Dosen, Politisi.

Kepada warga Kota Kupang asal Bima Dompu, ia berpesan untuk terus mendukung program pemerintah khususnya kota kupang.

“jangan membuat sejarah baru, karena tidak ada dalam sejarah orang Bima Dompu perantauan yang menjadi pembangkang pemerintah,” pungkasnya.

Walikota Kupang, Dr Jefirstson R. Riwu Kore, MM MH menyampaikan bahwa ini bukan yang pertama kalinya, melainkan kedua kalinya ia duduk sama rendah bersama warga kota Kupang asal Bima Dompu dalam acara halal bi halal.

“Hal ini menunjukkan bahwa ada ikatan batin dan persaudaraan diantara kita yang bukan sekedar basa basi. Untuk itu, saya berharap, hari ini bukanlah pertemuan terakhir antara saya dengan para tokoh bima dompu, artinya akan ada pertemuan-pertemuan selanjutnya dimomen dan kesempatan yang berbeda,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, walikota Kupang juga memaparkan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah berupaya maksimal melayani masyarakat kota Kupang, tanpa memandang Suku, Agama Ras, dan Antar golongan.

Namun masih banyak hal yang masih dan harus diselesaikan.

“Salah satu diantaranya adalah program ziarah tanah suci yakni Umrah bagi imam/remaja masjid, dan ziarah bagi pendeta dan pastor,” tandasnya.

Progam ini sempat terhenti selama 2 tahun selama masa pandemic.

Jka pandemic ini berakhir, status pandemic dicabut oleh Presiden, maka walikota berjanji akan melaksanakan kembali program tersebut.

Kegiatan halal bi halal tersebut dilanjutkan dengan tauziyah hikmah halal bi halal oleh Ustadz Drs. KH. Pua Monto Umbu Nay (Ketua Umum PWNU NTT).

Kiyai Pua Monto (sapaan akrab beliau) mengatakan bahwa halal bi halal ini adalah budaya dan keunikan masyarakat islam Indonesia, hanya ada di Indonesia, tidak ditemukan di negara lain, termasuk di Arab Saudi sekalipun.

Halal bi halal ini adanya di bulan Syawwal dan karena adanya Idul Fitri (kembali ke awal kejadian).

“idul fitri ada, karena kita telah menyelesaikan ibadah Ramadhan sebulan penuh, semoga amal ibadah ramadhan kita semua diterima oleh Allah swt,” tandasnya.

Dalam uraian ceramahnya Ustadz berpesan agar orang Bima Dompu dalam bekerja, harus mampu menjaga kepedulian terhadap kebersamaan.

“Jangan hanya untuk tujuan dunia saja, tapi juga harus untuk tujuan akhirat, untuk ibadah kepada Allah swt, karena berdasarkan referensi yang saya baca dan pengalaman historis saya pribadi di Sumba menunjukkan bahwa orang bima dompu itu bukan pemburu kesenangan dunia, mereka datang ke Sumba untuk mengajarkan ilmu pengetahuan terutama ilmu agama. Saya berharap orang bima dimpu yang ada di kota kupang ini juga demikian adanya,” tandasnya.

Menutup ceramahnya, KH Pua Monto berharap, agar kemenangan yang diraih setelah berpuasa, jangan dinodai kembali dengan hal-hal yang dapat mengganggu kefitrahan sebagai manusia.

“hindari ghibah, olok mengolok, su’udzon terhadap sesama, dan amalan-amalan lain yang dapat merusak perjuangan kita meraih kemenangan selama bulan puasa kemarin, semoga nilai halal bi halal dengan terus meningkatkan silaturahim antar sesama tetap terpatri dalam sanubari kita masing-masing,” ujarnya Kiyai juga menekankan akan pentingnya membangun keshalehan sosial.

Karena sejatinya fitrah manusia membutuhkan manusia yang lain, seseorang yang secara sosial baik, diyakini dia adalah memiliki paham dan praktek keberagamaan yang baik pula, dan itulah yang dimaksud oleh thema yang diangkat oleh panitia halal bi halal ini sebagai keberagamaan yang paripurna.

KKBD Kota Kupang Gelar Halal Bi Halal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
NTT
Berita Terkait
Dua Tahun Siswi SMA di Manggarai Timur Jadi Budak Seks Ayah Kandung

Dua Tahun Siswi SMA di Manggarai Timur Jadi Budak Seks Ayah Kandung

Karoops Polda NTT Apresiasi Personel BKO Polres Jajaran dalam Pelayanan Terbaik

Karoops Polda NTT Apresiasi Personel BKO Polres Jajaran dalam Pelayanan Terbaik

Selisih Paham Usai Mabuk Miras, Pria di Kabupaten TTS Tikam Rekannya hingga Tewas

Selisih Paham Usai Mabuk Miras, Pria di Kabupaten TTS Tikam Rekannya hingga Tewas

50 TPS di 14 Kabupaten di NTT Lakukan PSU

50 TPS di 14 Kabupaten di NTT Lakukan PSU

Lansia di Alor-NTT Ditemukan Meninggal dalam Kebunnya

Lansia di Alor-NTT Ditemukan Meninggal dalam Kebunnya

Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu di Kecamatan Kota Lama Ditunda

Pleno Rekapitulasi Hasil Pemilu di Kecamatan Kota Lama Ditunda

Komentar
Berita Terbaru