Jumat, 29 Agustus 2025

13,3 Persen Penderita Hipertensi Yang Terjangkit Covid-19 Berakhir Dengan Kematian

- Selasa, 13 Oktober 2020 13:04 WIB
13,3 Persen Penderita Hipertensi Yang Terjangkit Covid-19 Berakhir Dengan Kematian

digtara.com – Kementerian Kesehatan RI mencatat sebanyak 13,3 persen penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) yang terjangkit penyakit virus korona (Covid-19), berakhir dengan kematian.

Baca Juga:

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular pada Kementerian Kesehatan, Cut Putri Ariane, menyebutkan penyakit hipertensi menjadi faktor risiko paling tinggi menyebabkan pasien Covid-19 meninggal dunia. Diikuti oleh penyakit komorbid (bawaan) lainnya seperti diabetes, jantung koroner dan gagal ginjal.

Cut menyebutkan dari 1.641 orang pasien Covid-19, penyakit penyerta paling banyaknya adalah hipertensi dengan jumlah mencapai 50,8 persen.

Sisanya diikuti oleh penyakit diabetes 34,4 persen, jantung koroner 19,7 persen dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) 10,1 persen. Lalu gagal ginjal 6,2 persen dan penyakit kanker 1,5 persen.

BACA JUGA: Ada Kecenderungan Hipertensi Terjadi di Usia Muda

“Artinya orang-orang ini kondisinya sudah sakit yang berpengaruh pada imunitas tubuhnya, sehingga Covid-19 akan bertambah berat pada orang ini dibanding yang lain,” kata Cut.

Dalam memeringati hari hipertensi sedunia Cut mengajak masyarakat meningkatkan kesadarannya akan kesehatan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin ke fasilitas kesehatan ataupun posbindu.

 

Penanganan Cepat…

PENANGANAN CEPAT

Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, penyakit tidak menular seperti hipertensi dapat segera diketahui secara dini dan lebih cepat mendapatkan penanganan.

Sedangkan untuk orang yang sudah memiliki riwayat hipertensi diharapkan meminum obat dengan rutin. Sehingga tekanan darahnya terkendali dan tidak berimplikasi pada munculnya gangguan kesehatan lain.

Cut menyebut hipertensi bisa memicu gangguan kesehatan lain seperti gagal ginjal, stroke dan jantung koroner. Padahal, lanjutnya, penyakit hipertensi adalah penyakit tidak menular yang sangat bisa dicegah dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Namun sayangnya, dari 10 orang yang memiliki penyakit tidak menular seperti hipertensi, hanya tiga orang yang mengetahui dirinya memiliki gangguan kesehatan. Sementara tujuh lainnya tidak menyadarinya.

Orang yang memiliki penyakit hipertensi bisa tidak merasakan gangguan kesehatan apapun sehingga dianggap baik-baik saja.

Cut mengajak masyarakat agar mengubah perilaku menjadi lebih sehat dengan membatasi asupan gula, garam, dan lemak. Lalu berolahraga secara teratur, mengonsumsi gizi seimbang dan istirahat cukup serta menghindari faktor risiko seperti merokok.

[AS]

 

https://www.youtube.com/watch?v=f18gyKhs25M

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru