Gelar Webinar, APM-SU Kupas Tuntas Dampak Tambang Terhadap Lingkungan dan Kesejahteraan Masyarakat Dairi

Minggu, 08 Agustus 2021 14:45
Webinar APM-SU

digtara.com – Sejumlah Pengurus Aliansi Pemuda Millenial Sumatra Utara (APM-SU) mengggelar Webinar dengan tema “Dampak Pertambangan Terhadap Lingkungan serta Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Dairi.” Webinar tersebut digelar seiring menguatnya polemik antara pro dan kontra terhadap hadirnya tambang PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) di kabupaten Dairi.

Acara Webinar dilaksanakan via aplikasi Zoom Meeting pada Sabtu (7/8/2021) yang dipandu moderator handal Mhd Ridho Pardosi SH yang merupakan lulusan Sarjana Hukum UINSU.

“PT DPM harus benar-benar pro terhadap rakyat Dairi, jikalau DPM hadir makin membuat sengsara rakyat, saya rasa lebih baik tidak beroperasi. Saya yang juga wakil rakyat akan menyuarakan kepentingan rakyat dan siap memperjuangkan agar PT DPM tidak beroperasi lagi,” tegas Alfriansyah Ujung ST selaku pembina APM-SU saat membuka Webinar tersebut.

Sejalan dengan itu, Ketua umum APM-SU Arifatullah Manik menyampaikan, sebagai putra daerah menginginkan kehadiran tambang tidak menjadi ajang perpecahan warga Dairi. Ia berharap dengan adanya kegiatan tambang menjadi jalan untuk kemajuan daerah dari segi pendapatan penduduk serta Kesejahteraan Masyarakat sekitar tambang.

Dalam webinar ini, Achmad Zulkarnain yang mewakili PT DPM menjelaskan, pertambangan adalah bagian dari tahapan kegiatan dalam rangka pengelolaan dan penguasaan mineral atau batubara yang meliputi penyelidikan umum, ekplorasi, studi kelayakan, kontruksi, pertambangan yang tertaut dalam UU no 3 tahun 2020.

Ia menjelaskan dampak pertambangan yang bakal dikerjakan PT DPM. Pertama, kata Achmad Zulkarnain, hadirnya PT DPM sudah memberikan dampak yang cukup baik, di mana dampak tersebut ialah, dalam segi pendapatan, masyarakat kecamatan parongil sudah lebih berkembang.

Kemudian dari segi SDM, PT DPM juga memberikan peluang pekerjaan terhadap masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan. PT DPM juga sudah beberapa kali memberikan Beasiswa pendidikan kepada Mahasiswa Dairi yang berasal dari area lokasi tambang.

“Beberapa Mahasiswa Dairi yang berasal dari area lokasi tambang dikuliahkan PT DPM ke luar negeri, yaitu negara China. Di sini membuktikan bahwasanya hadir nya PT DPM memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat kabupaten Dairi,” jelas Achmad Zulkarnain.

Hadir dalam kesempatan itu Dirjen Minerba ESDM Ridwan Jamaluddin yang diwakili Lana Syariah. Ia memaparkan beberapa poin penting dalam pertambangan.

Pertama, tentang regulasi pertambangan. Aturan tersebut tertulis dalam no 32 tahun 2009, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang artinya setiap pengelolaan usaha pertambangan harus memiliki izin AMDAL (Analisis Masalah Dampak Lingkungan).

Laman: 1 2

Berita Terkait