Ada Penumpang Gelap di Partai Gerindra

Rabu, 14 Agustus 2019 07:55

Digtara.com | JAKARTA – Terkait adanya penumpang gelap yang menyusup di Partai Gerindra dibantah oleh Wasekjen Partai Gerindra, Andre Rosiade. Dia membantah Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menjadi “Penumpang gelap” yang terlibat dalam pemenangan Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019 kemarin.

“Yang pertama HTI tidak pernah terlibat dukung Prabowo dan bang Sandi,” tegasnya.

Dia mengakui benar ada penumpang gelap tersebut, bahkan tamu tak diundang di barisan Prabowo-Sandi itu sempat meminta Prabowo agar membiarkan dan mendorong para ulama dan emak-emak untuk bentrok dalam aksi unjuk rasa saat sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di depan Gedung Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu.

“Sudah jelas penumpang itu orang yang datang ke Prabowo, membiarkan dan mendorong ulama dan emak-emak menjadi korban bentrokan dengan aparat,” ungkapnya.

Tapi, bisikan penumpang gelap itu dimentahkan oleh Prabowo. Prabowo tidak mau menerima ide-ide jahat penumpang gelap tersebut yang dapat membahayakan masyarakat.

“Prabowo tidak sepakat dengan itu, Prabowo enggak mau menerima ide-ide dia karena Prabowo itu pratiot. Jadi siapaun juga enggak usah menambah-nambahin bumbu lah. Ini clear kok enggak ada dukungan dari HTI untuk Prabowo dan bang Sandi kok,” tegasnya.[oke]

Berita Terkait