Waspada ! Kebakaran Hutan Gunung Ciremai Semakin Meluas
Digtara.com | KUNINGAN – Terkait kebakaran hutan Gunung Ciremai sudah terjadi selama tujuh hari. Hingga hari ini, Selasa (13/8/2019), amukan si jago merah yang berpusat di kawasan Gua Walet itu belum bisa dipadamkam. Sebaran titik api bahkan meluas hingga menghanguskan lebih dari 500 hektare kawasan hutan.
Baca Juga:
- Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
- Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
- Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
“Sampai saat ini tim gabungan dibantu ratusan relawan masih terus melakukan pemadaman kebakaran melalui sejumlah cara. Seperti cara manual dan dengan cara pemadaman melalui udara dengan helikopter water bombing,” ucap Ketua Posko Pendakian Gunung Ciremai via Jalur Palutungan Endun Abdulah.
Berdasarkan data pihak Badan Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) memutuskan masih Akibat kebakaran yang makin luas itu menutup semua jalur pendakian. Belum diketahui sampai kapan penutupan dilakukan.
Pihaknya menghimbau kepada ribuan pendaki yang hendak memperingati 74 tahun kemerdekaan Republik Indonesia di puncak Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terancam gagal. Bahkan sebelumnya ada pendaki yang terpaksa dipulangkan.
Tidak hanya menutup jalur pendakian, pihak pengelola juga sudah mengembalikan uang pendaftaran. Sebelumnya para pendaki memang telah mendaftar dan membayar melalui sistem daring (online) yang dibuka pengelola.
Setiap tahunnya 2.000 lebih pendaki dari berbagai daerah di Indonesia memperingati hari kemerdekaan RI di puncak Gunung Ciremai 3.078 meter dari permukaan laut (MDPL).[oke]
Dituding Pungli Ijazah, Kepsek SDN 054886 Simpang Yon Linud 100 Langkat Beri Klarifikasi: Pemberitaan Tidak Benar
Kelompok 3 PKA LAN RI Aceh Dalami Inovasi Pelayanan, Siap Bawa Praktik Baik untuk Daerah
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan