Pembangunan Tol Medan-Binjai Sudah Tersendat 3 Tahun
Digtara.com | MEDAN – Ternyata, pembangunan jalan tol di Sumatera Utara (Sumut) terus dilaksanakan, salah satunya Medan-Binjai. Untuk menghindari dampak sosial yang buruk, ada satu titik yang masih terkendala dan harus diselesaikan dengan baik.
Baca Juga:
Menurut Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Sumatera Utara (Kakanwil BPN Sumut), Bambang Priono mengatakan, jalan tol yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) yaitu Tebing Tinggi-Kuala Tanjung sepanjang 45 Km. Tebing Tinggi-Danau Toba, tahap pertama Tebing Tinggi-Pematang Siantar 45 Km.
“Jika masyarakat setuju dengan ganti untung dalam bentuk uang, akan selesai cepat, dan ini tercepat di Indonesia. Baru 6 bulan berjalan, sudah hampir tahap pembayaran,” kata Bambang.
Dia menjelaskan, untuk tol Medan-Binjai masih terkendala masyarakat yang belum menerima. Berbeda dengan pembangunan tol Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, mereka hanya berhadapan dengan sekitar 400 Kepala Keluarga (KK). Medan-Binjai di Tanjung Mulia ada 800 meter, masyarakatnya hampir 600 KK.
“Jika dikali 4 orang tiap KK, totalnya 2.400 orang. Jika main hantam, mau kemana mereka. Nah. itu dampak sosial yang harus dipikirkan. Kapolda Sumut akan turun untuk cek lapangan,” tambahnya.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur