Kamis, 30 November 2023

Melinda Gates: Nilai D- Buat Trump dalam Penanganan Korona

- Jumat, 08 Mei 2020 20:21 WIB
Melinda Gates: Nilai D- Buat Trump dalam Penanganan Korona

digtara.com – Melinda Gates sang istri Bill Gates memberi nilai rendah kepada pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk penanganan pandemi virus corona.

Baca Juga:

Dia menambahkan bahwa lebih banyak uang diperlukan untuk pengujian dan pengembangan vaksin di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Melinda Gates yang merupakan wakil ketua Yayasan Bill & Melinda Gates yang telah menyumbangkan miliaran dolar

Untuk penelitian kesehatan ini memberikan nilai “D-minus” kepada pemerintah untuk penanganan wabah tersebut.

Ia mengutip kurangnya respons nasional yang terkoordinasi. Dia mengatakan para gubernur negara bagian menerapkan solusi negara yang berbeda-beda, alih-alih respons nasional yang datang dari atas.

“Anda tahu, jika kami melakukan hal-hal yang dilakukan negara-negara teladan, seperti Jerman, kami akan melakukan pengujian,” kata Gates.

“Kami akan menguji, pertama, petugas kesehatan dan kemudian yang paling rentan, dan Anda akan melakukan pelacakan kontak,”

“Dan kita akan dapat mulai berpikir tentang membuka kembali tempat-tempat dalam masyarakat secara perlahan,”

“Dengan cara yang aman dan sehat, tetapi kita tidak memiliki upaya yang terkoordinasi,” ujar dia.

“Itu hanya kenyataan yang ada di seluruh Amerika Serikat,” keluhnya.

Tetapi untuk mencapai hal ini, lebih banyak uang yang diperlukan untuk pengujian dan pelacakan kontak, dimulai dengan pekerja perawatan kesehatan dan kemudian ke populasi yang rentan di negara ini.

Dia mengatakan pemerintah juga harus mencari pendanaan untuk pengembangan vaksin. Ia mengutip upaya penggalangan dana para pemimpin Eropa pada minggu ini yang menghasilkan US$ 7,4 miliar untuk penelitian vaksin.

Baca Juga: Lancarkan serangan besar-besaran lawan Biden, Trump habiskan US$ 10 juta

Dia mengkritik AS karena kurang responsifnya di panggung internasional, dan mengatakan bahwa di Afrika, misalnya, kerawanan pangan dan masalah kesehatan lainnya akan jadi lebih buruk pasca-pandemi.

“Apa yang baru saja kita lihat di Afrika, Anda akan melihat lebih banyak kerawanan pangan di sana dan lebih banyak masalah kesehatan,” kata Gates.[South China Morning Post]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru