Salut, Temukan 36 Kilogram Kokain Senilai Rp 250 Miliar, Warga Kepri Lapor Polisi
digtara.com – Warga menemukan paket kokain seberat 36 kilogram di Pantai Tunjuk, Desa Landak, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Anambas, Kepulauan Riau. Jika dirupiahkan, kokain seberat itu harganya mencapai Rp 252 miliar.
Baca Juga:
Hingga kini belum diketahui pemilik dari narkotika golongan satu tersebut.
Paket kokain itu ditemukan warga bernama Rusdikon pada Jumat (1/7/2022) sekitar pukul 07.30 WIB.
“Warga awalnya menemukan 25 paket kokain bertuliskan Paris France dibungkus plastik hitam besar,” kata Kapolres Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti, Sabtu (2/7/2022).
Syafrudin menerangkan, usai menemukan barang ilegal itu, Rusdikon langsung melapor ke Ketua RT dan Babinsa TNI di Kecamatan Jemaja. Babinsa TNI Serda Yugho lantas melaporkannya ke Polsek Jemaja.
Selanjutnya, Polsek Jemaja dibantu aparat TNI dan warga turun ke lokasi kejadian guna mengamankan jenis kokain tersebut.
Mereka juga melanjutkan penyisiran di area perairan pantai Tunjuk dan kembali menemukan beberapa paket kokain lainnya dengan merek yang sama dengan penemuan awal. Total kokain yang ditemukan sekitar 36 kilogram.
“Setelah dilakukan tes narkoba, zat yang terkandung di dalamnya memang berjenis kokain,” ungkap Syafrudin.
Untuk langkah selanjutnya, pihaknya akan membawa barang berbahaya itu ke Kota Batam guna uji laboratorium untuk lebih memastikan bahwa benda tersebut adalah kokain.
“Setelah itu, kami akan meminta persetujuan Pengadilan untuk dilakukan penyitaan,” ucap Kapolres.
Kapolres Anambas belum dapat memastikan asal-usul narkotika jenis kokain itu, karena masih dalam proses penyelidikan.
Namun tindakan warga melaporkan temuan itu patut diacungi jempol.
Dari tiga jenis narkotika kelas atas, yakni kokain, heroin, dan sabu, yang paling banyak diselundupkan untuk dijual kepada masyarakat Indonesia adalah sabu.
Di antara tiga jenis itu, harga kokain diketahui paling mahal, berkisar Rp 5 juta sampai Rp 7 juta per gram, disusul oleh heroin dan sabu.
Kapolsek Sabu Barat dan Jajaran Bantu Duda Penyandang Tuna Netra
Sering Bertengkar Dengan Istri, Petani di Sabu Raijua Akhiri Hidup dengan Gantung Diri
Diduga Masalah Asmara, Warga Sabu Raijua Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Dua Remaja di Sabu Raijua Terlibat Aksi Tinju Bebas
Orang Tua Cari BBM, Remaja di Sabu Raijua Tewas Tersengat Aliran Listrik di Kandang Babi