Kamis, 17 September 2026

AI Content Fest 2026: 10 Film Kreator Indonesia Naik Layar Berkat Teknologi AI

Arie - Kamis, 17 September 2026 19:33 WIB
AI Content Fest 2026: 10 Film Kreator Indonesia Naik Layar Berkat Teknologi AI
CapCut Film Naik Layar. [CapCut]

digtara.com - Teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kini mulai membuka peluang baru bagi kreator digital untuk mengembangkan karya film.

Baca Juga:

Proses kreatif tidak selalu harus diawali dengan produksi berskala besar karena AI dapat dimanfaatkan untuk mengeksplorasi ide, visual, hingga penyuntingan.

Gambaran tersebut terlihat dalam AI Content Fest 2026 yang digelar CapCut melalui kampanye #CapCutFilmNaikLayar.

Sebanyak 10 karya kreator dari berbagai daerah di Indonesia diputar di layar lebar CGV Grand Indonesia, Jakarta. Festival tersebut mengangkat tema "Small Stories. Big Screen. One Nation".

Cerita yang ditampilkan para kreator cukup beragam, mulai dari identitas dan budaya, kehidupan sehari-hari, pengalaman personal, hingga harapan mengenai Indonesia.

Dalam proses produksinya, para kreator memanfaatkan CapCut Video Studio serta berbagai fitur berbasis AI, mulai dari tahap pengembangan ide dan visual hingga penyuntingan film pendek.

AI Buka Ruang Eksperimen bagi Kreator

Pemanfaatan AI dalam proses pembuatan film tidak serta-merta menggantikan peran manusia. Teknologi justru digunakan sebagai alat untuk mempercepat proses kreatif dan memungkinkan kreator mencoba lebih banyak kemungkinan.

Head of Content Operations CapCut Indonesia, Jessica Wowor, mengatakan pihaknya ingin memberikan ruang yang lebih besar bagi kreator untuk membawa perspektif mereka kepada audiens yang lebih luas.

"Indonesia punya begitu banyak cerita dan talenta kreatif yang layak mendapatkan panggung lebih besar. Melalui AI Content Fest 2026, kami ingin membantu kreator membawa perspektif mereka ke layar lebar dan membuka lebih banyak kesempatan agar karya lokal dapat dikenal dan diapresiasi lebih luas," kata Jessica dalam keterangan resminya, Kamis (17/9/2026).

Dalam festival ini, AI tidak hanya digunakan untuk menghasilkan visual. Teknologi tersebut menjadi bagian dari proses kreatif, mulai dari mengembangkan ide hingga membentuknya menjadi film pendek.

Kreator Manfaatkan AI untuk Eksplorasi Ide

Kreator Gustav Anandhita menilai AI dapat menjadi alat untuk memperluas ruang eksperimen dalam proses pembuatan karya.

"AI memberi kreator lebih banyak ruang untuk bereksperimen, mulai dari mengembangkan ide, mencoba berbagai pendekatan visual, hingga melakukan iterasi dengan lebih cepat," ujarnya.

Menurut Gustav, efisiensi yang ditawarkan teknologi tersebut memungkinkan kreator mengeksplorasi lebih banyak kemungkinan dan membawa sebuah ide lebih jauh tanpa kehilangan arah kreatif yang ingin dibangun.

Pemanfaatan teknologi AI dengan pendekatan tersebut menunjukkan bahwa proses kreatif tetap membutuhkan perspektif dan keputusan dari kreator. AI digunakan untuk membantu mempercepat berbagai tahapan, sementara arah cerita dan gagasan tetap dikembangkan oleh manusia.

10 Film Kreator Digital Naik ke Layar Lebar

AI Content Fest 2026 juga memberikan pengalaman berbeda bagi para finalis. Sepuluh film yang terpilih tidak hanya ditayangkan kepada penonton, tetapi juga mendapatkan tanggapan langsung dari sejumlah pelaku industri kreatif.

Beberapa nama yang memberikan masukan antara lain Angga Dwimas Sasongko, Mouly Surya, Upie Guava, Dinda Prasetyo, dan Gustav Anandhita.

Masukan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan ide, visual, hingga cara menyampaikan cerita.

Kesempatan tersebut membuat kreator digital dapat merasakan pengalaman yang lebih dekat dengan proses evaluasi karya di industri film.

Melalui AI Content Fest 2026, teknologi AI sekaligus menjadi jembatan bagi kreator untuk membawa cerita-cerita sederhana dari ruang digital menuju layar lebar.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru