Senin, 04 Maret 2024

Poldasu Bidik Tersangka Lain Kasus Korupsi Pelindo 1

- Selasa, 16 Juli 2019 00:36 WIB
Poldasu Bidik Tersangka Lain Kasus Korupsi Pelindo 1

Digtara.com | MEDAN – Pasca penahanan kedua tersangka, penyidik Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara terus mendalami dugaan kasus korupsi pekerjaan fiktif di perusahaan PT Pelindo I (Persero). Tidak tertutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.

Baca Juga:

“Untuk kasus ini masih dalam pendalaman, petugas juga masih mencari tersangka lagi. Tidak tertutup kemungkinan ada tersangka lain,” kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol. Ronny Samtana.

Dia mengungkapkan bahwa kasus ini telah berlangsung lama. Namun pihaknya baru mendapatkan laporan tersebut beberapa bulan lalu.

“Ini sudah berlangsung lama. Kita baru mendapatkan laporan dari masyarakat,” ungkapnya.

Seperti diketahui, dalam kasus ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara menetapkan dua tersangka yaitu mantan pejabat PT Pelindo I (Persero) terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif. Kedua tersangka saat ini telah ditahan di Polda Sumut.

Dua tersangka yang ditahan adalah mantan General Manager PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai, Harianja dan mantan Kepala Unit Galangan Kapal (UGK) Belawan PT Pelindo I (Persero), Rudi Marla.

Keduanya ditahan karena dugaan tindak pidana korupsi terkait pekerjaan investasi Kapal Tunda Bayu III PT Pelindo I tahun 2011. Pekerjaan tersebut tidak mereka laksanakan atau fiktif.

Penyelewengan dilakukan tersangka dengan cara membuat kontrak kerja perbaikan mesin fire, mesin bantu kiri dan kanan, penggantian pipa-pipa keropos, replating dan lain-lain. Namun mereka malah menggunakannya untuk membayar utang ke PT Sinbat Precast Teknindo di Batam.

Dalam kasus tersebut penyidik telah menemukan unsur kerugian negara. Berdasarkan penghitungan yang dilakukan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara, perbuatan tersangka telah merugikan negara hingga Rp 1.399.563.000.

“Dalam kasus ini, kedua tersangka disangka telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 2 dan Pasal 3 UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001,” pungkas Ronny.[ana]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Wakapolda Sumut Kumpulkan Camat dan Kades Usai Pemilu 2024, Begini Faktanya

Wakapolda Sumut Kumpulkan Camat dan Kades Usai Pemilu 2024, Begini Faktanya

Bertambah! Tersangka Dugaan Suap Seleksi Guru PPPK Madina Jadi 6 Orang, Semuanya Pejabat

Bertambah! Tersangka Dugaan Suap Seleksi Guru PPPK Madina Jadi 6 Orang, Semuanya Pejabat

Terjaring OTT, Komisioner KPU Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Uang Rp 26 Juta Jadi Barang Bukti

Terjaring OTT, Komisioner KPU Padangsidimpuan Jadi Tersangka, Uang Rp 26 Juta Jadi Barang Bukti

Tim Saber Pungli Ditreskrimum Polda Sumut OTT Komisioner KPU Padangsidimpuan

Tim Saber Pungli Ditreskrimum Polda Sumut OTT Komisioner KPU Padangsidimpuan

10 Lokasi Tambang Bitcoin di Medan Digerebek Polisi, Curi Listrik hingga Rp 14,4 Miliar

10 Lokasi Tambang Bitcoin di Medan Digerebek Polisi, Curi Listrik hingga Rp 14,4 Miliar

1.980 Personel Polda Sumut Amankan Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba

1.980 Personel Polda Sumut Amankan Aquabike Jetski World Championship 2023 di Danau Toba

Komentar
Berita Terbaru