Waspadai Sentimen Negatif, Bursa Asia Cenderung Menguat
digtara.com | JAKARTA – Bursa Asia cenderung menguat di pertengahan pekan ini. Tapi, tetap waspada kenaikan semu karena masih ada sentimen negatif di pasar.
Baca Juga:
Rabu (13/2) pukul 8.21 WIB, indeks Nikkei melonjak 1,07% ke 21.087. Hang Seng naik tipis 0,05% ke 28.184. Indeks Kospi menguat 0,50% ke 2.201. Indeks Taiex naik 0,10% ke 10.107. Straits Times menguat 0,76% ke 3.225.
Kemarin, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan melonggarkan deadline penerapan tarif 1 Maret jika kedua pihak makin mendekati kesepakatan pada pertemuan pekan ini. Pejabat tinggi AS saat ini berada di Beijing untuk negosiasi perdagangan.
Soichiro Monji, senior economist Daiwa Investments mengatakan, masih ada sentimen negatif yang terbangun atas kekhawatiran perang dagang dan masalah fiskal AS.
“Untuk kembali ke optimisme, AS dan China perlu mencapai kesepakatan pada bulan Maret. Solusi permanen untuk mengatasi shutdown pemerintahan AS pun penting. Perlu diingat bahwa kita belum sampai ke sana,” kata Monji kepada Reuters.
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham