Senin, 29 Juni 2026

Selama Sepekan IHSG Terkoreksi 0,31% di Pasar Spot

- Minggu, 19 April 2020 01:44 WIB
Selama Sepekan IHSG Terkoreksi 0,31% di Pasar Spot

digtara.com – Selama sepekan IHSG terkoreksi 0,31%, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 3,44% atau 154,21 poin ke level 4.634,82 pada perdagangan Jumat (17/4) kemarin.

Baca Juga:

Menurut Hans Kwee, Direktur Anugerah Mega Investama mengatakan, ada sejumlah sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG dalam seminggu terakhir.

Misalnya, data ekonomi dunia yang keluar menunjukan perlambatan ekonomi sejumlah negara akibat wabah corona (Covid-19).

Data Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan, data klaim tunjangan pengguran mingguan di AS tetap tinggi dan terakhir kali dilaporkan mencapai 5,245 juta klaim.

Di periode minggu sebelumnya klaim tunjangan pengangguran mencapai 6 juta klaim, 6,6 juta dan 3,3 juta klaim.

Sehingga, jumlah orang yang kehilangan pekerjaan di AS menjadi 22 juta orang selama pandemi Covid-19.

Hans juga mengatakan, laju IHSG juga tertahan pernyataan Dana Moneter Internasional (IMF).

Yang memprediksi tahun 2020 pertumbuhan ekonomi global akan turun -3% dari prediksi sebelumnya di Januari 2020 yang masih tumbuh 3.3%.

Timbul harapan di Eropa akan kembali pada kehidupan normal setelah berbagai negara mulai merencanakan mencabut pembatasan social pada kehidupan publik dan bisnis.

Adapun beberapa negara yang merencanakan pelongaran lockdown seperti Spanyol, mulai mengizinkan beberapa area konstruksi dan manufaktur dibuka kembali.

Kemudian, Italia akan membuka beberapa bisnis seperti pembukaan kembali toko buku dan alat tulis serta toko pakaian anak-anak.

Selanjutnya, Denmark akan membuka kembali sekolah dasar dan taman kanak-kanak.

Harapan kembali normalnya perekonomian dunia telah mendorong pasar saham mengalami kenaikan pekan ini.

“Hal ini masih akan menjadi sentiment positif pada pekan depan,” tambah Hans.

Selain itu, kenaikan pasar saham tidak lepas dari harapan pasar akan ditemukannya obat Covid 19.

Gilead Sciences melakukan uji coba remdesivir sebagai obat eksperimental pada pasien Covid-19 yang kondisinya parah.

Di mana kemungkinan IHSG akan mengalami koreksi pada perdagangan tengah dan akhir pekan.

Dalam hitungan Hans, IHSG bakal bergerak dengan suppot 4.463 sampai 4.317 dan resistance di level 4.747 sampai 4.975.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

Komentar
Berita Terbaru