Kamis, 29 Januari 2026

IHSG Diproyeksi akan Parkir di Level 4.600

- Selasa, 17 Maret 2020 00:05 WIB
IHSG Diproyeksi akan Parkir di Level 4.600

digtara.com | JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun telah ambles 25,54%. Hari ini pun, IHSG kembali keok dan melemah 4,42% ke level 4.690,66.

Baca Juga:

Menanggapi hal tersebut, Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan pelemahan hari ini disebabkan kekhawatiran pasar akan merebaknya virus corona (Covid19).

Pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed) dinilai belum berdampak pada penguatan IHSG hari ini.

Pun begitu dengan rilis data neraca perdagangan Indonesia yang surplus US$ 2,36 miliar seiring anjloknya impor dari China. Sentimen ini pun belum sanggup memapah IHSG ke zona hijau hari ini.

DAMPAK SISTEMATIS CORONA

Lebih lanjut, Hendriko bilang penyebaran corona akan menimbulkan dampak sistemis. “Pelemahan IHSG ini bukan faktor fundamental dalam negeri saat ini. Pelemahan IHSG lebih karena orang takut akan penyebaran covid-19 berdampak ke ekonomi global ke depannya,” ujar Hendriko kepada Kontan.co.id, Senin (16/3).

Jika penyebaran virus corona terus berlanjut, hitungan Hendriko, IHSG bisa jatuh hingga menyentuh level support 4.000 pada akhir semester I-2020. Adapun level resistance terdekat IHSG hingga akhir paruh pertama 2020 ada di level 4.800.

Hitungan Analis Panin Sekuritas William Hartanto tidak jauh berbeda. Dengan skenario terburuk, IHSG bisa terus merosot dan menyentuh titik support di level 4.200 sampai akhir semester I-2020. Sementara hingga akhir kuartal I-2020, IHSG diproyeksi akan parkir di level 4.600.

Adapun pelemahan IHSG hari ini justru akibat kebijakan The Fed yang menunjukkan kepanikan dalam mengambil kebijakan penurunan suku bunga acuan hingga 100 basis poin (bps) menjadi 0%-0,25%. Suku bunga ini menjadi yang terendah sejak tahun 2015.

Ke depan, William menilai sentimen penyebaran Covid-19 masih menjadi penjegal utama bagi laju IHSG. Namun, masih ada angin segar bagi IHSG yakni pembagian dividen serta rilis kinerja emiten untuk periode triwulan I-2020.

“Selain itu, belum ada sentimen yang signifikan terhadap pasar. Bahkan, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh pun masih belum bisa meredam penurunan indeks,” terang William. [kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

Komentar
Berita Terbaru