Longsor 5,01%, IHSG Terpaksa Kembali Dihentikan Sementara
digtara.com | JAKARTA – Pagi ini, di awal perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali dihentikan sementara (trading halt) pada pukul 09.15 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 245,16 poin atau 5,01% ke 4.650,58.
Baca Juga:
Penghentian perdagangan sementara ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.
Kemarin, perdagangan saham di BEI juga sempat dihentikan sementara pada pukul 15.33 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5,01%.
“Perdagangan pada JATS akan dibuka kembali pukul 09.45,” kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widito Widodo, Jumat (13/3).
Menurutnya, jumlah saham yang terkena auto rejection bawah (-7%) sebanyak 269 saham.
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723
IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar
IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama
IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati
IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham