Pergerakan IHSG Masih Dihantui Covid-19
digtara.com | JAKARTA -Â Dari awal tahun, IHSG sudah terkoreksi hingga 18,61%. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,80% ke level 5.126 pada pukul 15.23 WIB perdagangan Rabu (11/3).
Baca Juga:
Head of Investment Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana mengatakan, pergerakan IHSG masih banyak dipengaruhi oleh penyebaran virus corona (Covid-19) yang terus memakan korban kian menambah kekhawatiran.
Di Indonesia, jumlah orang yang positif virus corona juga bertambah menjadi 27 orang. Selain itu, menurunnya harga minyak mentah pada beberapa hari terakhir juga turut menahan gerak IHSG.
Wawan melihat, IHSG masih berpotensi untuk terkoreksi lebih dalam lagi apabila wabah Covid-19 ini tak kunjung mereda dan semakin mengganggu pertumbuhan ekonomi global. Meski begitu, dia menilai, penurunan IHSG hingga 20% dalam setahun masih terbilang wajar.
Sementara untuk kuartal pertama tahun ini, Wawan memprediksi IHSG masih banyak tantangan. Dia memperkirakan bahwa IHSG baru bisa menyentuh level 5.700 hingga 5.800 pada akhir semester pertama 2020.
Adapun sentimen positif yang ditunggu pasar meliputi potensi BI untuk kembali menurunkan suku bunga acuan, kemudian rilis keuangan tahun 2019, hingga pembagian dividen.
“Juga menunggu realisasi kinerja kuartal pertama 2020, pelaku pasar akan melihat dampaknya sebesar apa. Jadi pelaku pasar masih menunggu data seperti itu,†ujar Wawan Rabu (10/3).
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956