Harga Minyak WTI Anjlok 4% ke US$43,95/barel
digtara.com | JAKARTA – Harga minyak WTI kontrak pengiriman April 2020 di ICE Futures anjlok 4,25% menjadi US$ 43,95 per barel. Pada perdagangan hari sebelumnya, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) ini berada di level US$ 45,90 per barel.
Baca Juga:
Analis Monex Investindo Futures Ahmad Yudiawan mengatakan, anjloknya harga minyak terjadi karena banjir pasokan masih menggenangi harga si hitam.
Lebih lanjut, Yudi menyebut, seharusnya harga minyak bisa rebound jika pertemuan antara anggota OPEC dan sekutu, yang disebut OPEC+ berjalan lancar. Seperti diketahui, OPEC baru saja memberikan proposal tentang pemangkasan produksi lebih dalam untuk tahun ini.
“OPEC sepakat untuk memangkas produksi tambahan hingga 1,5 juta barel per hari. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk mengurangi suplai minyak dunia sekaligus menjaga harga minyak,†kata dia.
Dia menyebut, seharusnya langkah ini menaikkan harga minyak ketika persediaan menurun dan permintaan stabil. Tapi sayangnya permintaan minyak dunia belakangan ini justru juga menurun imbas persebaran virus corona.
“Imbas corona, IMF sudah turunkan pertumbuhan ekonomi global dan dampaknya permintaan minyak juga turun. Hal ini karena roda industri akan sedikit lemah dan berpotensi mengurangi bahan bakar dan akhirnya berpengaruh ke harga minyak,†tambah Yudi.
Lebih lanjut, Yudi menyebut harga minyak dunia saat ini merupakan yang terendah sejak 2017. Ke depannya support level minyak WTI berada di US$ 44 per barel. “Jika level US$ 44 berhasil ditembus, bisa saja minyak turun ke level US$ 40 barel,” pungkas Yudi.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur