Investor Wait And See Beratkan Langkah IHSG
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Kamis (13/2/2020) kemarin Indeks Harga saham Gabungan (IHSG) melemah 0,70% ke level 5.871,954.
Baca Juga:
Pelemahan ini melengkapi pergerakan IHSG yang telah melemah 6,59% dalam sepekan dan 6,53% secara year-to-date.
Meski IHSG sedang memasuki fase bearish, bukan berarti tidak ada saham-saham yang menarik dikoleksi.
Analis OSO Sekuritas Sukarno Alatas mengatakan, investor bisa melakukan trading saham-saham emiten ritel seperti saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE).
Menurutnya, aturan International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang segera diterapkan menjadi keuntungan bagi emiten-emiten tersebut selaku penjual telepon genggam resmi.
Selain itu, ia menilai, saham PT Ace Hardware Tbk (ACES) juga menarik untuk saat ini.
Ia merekomendasikan trading buy saham ERAA dengan target harga Rp 2.060 – Rp 2.260 per saham, TELE dengan target harga Rp 210 – Rp 242 per saham dan ACES dengan target harga Rp 1.720 sampai Rp 1.790 per saham.
Di sisi lain, analis Panin Sekuritas William Hartanto merekomendasikan investor untuk wait and see terlebih dahulu sampai kasus Jiwasaraya dan AsabriI –yang selama ini memberatkan langkah IHSG- menemui titik terang.
Sebab, saham emiten dengan kapitalisasi pasar besar (big cap) akan turun dan menekan IHSG.
Sementara itu, saham-saham lapis ketiga saat ini menjadi saham-saham yang lebih banyak ditransaksikan. Namun, saham-saham ini cukup riskan sebab memiliki fluktuasi yang tinggi dan hanya bergerak sesaat atau hanya bahkan hanya sehari. “Saran saya wait and see saja,†imbuh William.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956