Harga Emas Merangkak Naik
digtara.com | JAKARTA – Harga emas hari ini merangkak naik tipis setelah kemarin terjerembap 1,51%. Rabu (5/2) pukul 7.34 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.554,16 per ons troi, naik 0,08% ketimbang harga penutupan perdagangan hari sebelumnya.
Baca Juga:
Pada perdagangan kemarin, harga emas turun 1,51% dari US$ 1.576,72 per ons troi ke US$ 1.552,92 per ons troi. Harga emas merosot setelah China mengambil langkah untuk menahan penyebaran virus corona. Di sisi lain, investor mulai memburu lagi saham setelah turun pada pekan lalu.
Minat investor yang mulai meningkat pada aset berisiko ini menyebabkan harga emas terkoreksi. “Pergerakan dramatis di pasar saham, terutama di bursa Amerika Serikat (AS) jelas mengindikasikan bahwa kekhawatiran virus corona memengaruhi pertumbuhan ekonomi mulai menurun,” kata David Meger, director of metals trading High Ridge Futures.
Tapi, kekhawatiran virus corona ini belum hilang sepenuhnya. Kemarin, China melaporkan 65 korban meninggal menjadi total 492 orang.
“Jika dampak virus corona lebih kecil daripada prediksi pasar, harga emas bisa terkoreksi lagi. Tapi selama laju pertumbuhan ekonomi tidak makin tinggi, harga emas masih akan menguat,” kata Peter Fertig, analis Quantitative Commodity Research kepada Reuters.
Sejumlah trader juga mulai melihat pemangkasan suku bunga Federal Reserve pada Juni mendatang. George Gero, managing director RBC Wealth Management memperkirakan, harga emas akan bergerak di kisaran US$ 1.550-US$ 1.600 per ons troi menjelang perhelatan politik AS.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur