IHSG Masih Berpotensi Melanjutkan Pelemahan
digtara.com | JAKARTA -Berdasarkan data di perdagang Senin (27/1/2020) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,78% ke level 6.133,208. Pelemahan indeks sektor industri dasar dan kimia 4,47% turut memperberat IHSG.
Baca Juga:
Menanggapi hal tersebut, Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani memproyeksikan IHSG masih berpotensi melanjutkan pelemahan.
“Melihat candlestick dan indikator teknikal hari ini, kelihatannya masih ada potensi pelemahan,†terang Hendriko.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai,IHSG akan minim katalis penggerak pada perdagangan hari ini. Pun, katalis yang diharapkan mampu menggerakkan IHSG hari ini hanyalah data penjualan kendaraan/mobil.
Namun, secara teknikal dengan turunnya IHSG hari ini, menurutnya masih ada kemungkinan IHSG untuk mengalami technical rebound.
Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai pergerakan IHSG saat ini sedang berada dalam rentang konsolidasi.
Peluang kenaikan masih terlihat dan akan ditunjang oleh rilis data perekonomian yang diperkirakan masih akan stabil seperti rilis GDP, Indeks Keyakinan Konsumen/consumer confidence, dan business confidence.
Mereka memprediksikan IHSG akan berbalik menguat besok dengan kisaran 6.123 – 6.336. Herditya pun memproyeksikan IHSG bakal menguat dengan kisaran 6.050 – 6.170.
Sementara Hendriko memperkirakan IHSG akan lanjut menguat dengan titik support 6.050 – 6.100 dan titik resitance 6.218 – 6.220.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956