Jumat, 30 Januari 2026

IHSG Berpeluang Menguat Pekan Depan

- Sabtu, 04 Januari 2020 04:07 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Pekan Depan

digtara.com | JAKARTA – Pada penutupan perdagangan Jumat (3/1/2020) indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,63% atau 39,885 poin ke level 6.323,466. Penguatan hari ini terjadi setelah selama sepekan IHSG memerah.

Baca Juga:

Di mana awal pekan ini Senin (30/12/2019) IHSG terkoreksi 0,47% atau 29,775 poin. Perdagangan selanjutnya yang terjadi pada Kamis (2/1) juga mencatatkan penurunan sebesar 0,25% atau 15,958 poin.

Head of Research Analyst FAC Sekuritas Wisnu Prambudi Wibowo menjelaskan IHSG yang cenderung terkoreksi selama sepekan ini disebabkan oleh waktu transaksi yang kurang efektif karena dalam waktu liburan, sehingga perdagangan hanya terjadi di hari Senin, Kamis, dan Jumat.

“Karena memang pelaku pasarnya masih sepi,” katanya.

Padahal menurut Wisnu dari sisi sentimennya, sentimen pasar cukup baik pekan ini. Dari global, bank sentral China melonggarkan dana cadangan mereka sebesar 800 miliar Yuan untuk menstimulus perekonomian mereka.

Sementara itu dari domestik, data inflasi yang dirilis Bank Indonesia (BI) 2,72% year on year (yoy) dinilai masih baik walaupun memang belum memenuhi target di area 3,5%.

Sementara pekan depan, Wisnu memproyeksi IHSG akan cenderung menguat di level 6.350 hingga 6.400. Sebab, pelaku pasar mulai kembali beraktivitas setelah libur Natal dan Tahun Baru. Selain itu, rilisnya data mengenai cadangan devisa bisa menjadi katalis positif jika lebih tinggi dibanding bulan November.

“IHSG masih berpeluang menguat juga, ingat ada January rally,” katanya lagi.

Tidak jauh berbeda, Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Marolop Alfred Nainggolan mengatakan bahwa lesunya IHSG di pekan ini bukan dipengaruhi oleh faktor makro, akan tetapi cenderung dipengaruhi oleh masing-masing pelaku pasar. Salah satunya, momentum libur Natal dan Tahun Baru.

Sementara sepekan ke depan Alfred memprediksi IHSG akan akan menguat di rentang 6.260 hingga 6.400. Sentimen positif dari domestik berupa data inflasi yang baru saja dirilis kemarin dan nilai rupiah yang berada di bawah Rp 13.900.

Sementara itu dari global, pasar masih menanti penandatangan kesepakatan dagang fase satu antara Amerika Serikat dan China.

“Berkaca dari kemungkinan sentimen positif dan harga komoditi pekan ini yang cukup bagus, pekan depan posisi IHSG akan bergerak naik,” kata Alfred

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

Komentar
Berita Terbaru