IHSG akan Ditutup di Level 6.350 Sampai Akhir Tahun
digtara.com | JAKARTA – Menjelang tutup akhir tahun, Direktur PT. Anugerah Mega Investama, Hans Kwee memperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan ditutup di level 6.350.
Baca Juga:
Hans menyatakan pada pekan terakhir perdagangan pada tahun ini, biasanya pasar di warnai aksi window dressing. Aksi window dressing biasa dilakukan oleh emiten atau perusahaan public untuk menarik minat investor dengan cara mempercantik laporan atau kinerja keuangan perusahaan.
“Salah satunya lewat upaya memastikan agar harga saham diakhir tahun di tutup naik dibandingkan periode sebelumnya. Selain dilakukan oleh emiten window dressing juga dilakukan oleh fund manager pengelola reksadana,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan hal ini dilakukan untuk memberikan laporan terbaik kepada investor fund manager sehingga mereka sering mengganti portofolio pada akhir tahun.
Adapun saham-saham berkinerja kurang baik akan dikeluarkan dari portofolio diganti dengan saham-saham berkinerja baik. Aktivitas ini secara langsung membuat saham-saham tertentu yang berkinerja baik mengalami kenaikan. Serta beberapa saham lapis tiga yang dilepas mengalami tekanan harga.
Ia menilai hal ini juga membuat pelaku pasar melihat di unjung tahun sering ada kenaikan saham-saham tertentu terutama saham blue chip.
Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 30 Januari 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional