Sentimen Global dan Domestik Masih Bayangi IHSG
digtara.com | JAKARTA – Menjelang pergantian tahun 2019, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,71% selama sepekan terakhir. Pada perdagangan Jumat (27/12) ini, IHSG ditutup menguat 0,16% ke level 6.329,31.
Baca Juga:
Analis PT Artha Sekuritas Indonesia Nugroho Rahmat Fitriyanto melihat, selama sepekan terakhir tidak banyak sentimen global maupun domestik yang mempengaruhi pasar. Penguatan lebih banyak didorong oleh window dressing.
Walaupun menurut Nugroho, kenaikannya mulai terbatas karena secara teknikal sudah dekat dengan resistance di 6.340.
Meskipun menunjukkan pertumbuhan, volume perdagangan sepekan ini menipis karena perdagangan terpotong oleh momentum natal. Lebih lanjut Nugroho menjelaskan, secara historis penurunan volume perdagangan akan berlangsung hingga akhir tahun.
Di sisi lain, pelaku pasar mulai melakukan profit taking karena memasuki hari libur. Kedua hal inilah yang menyebabkan pengaruh window dressing terhadap pasar juga mulai menipis.
Pekan depan window dressing memang mulai surut, akan tetapi Nugroho melihat ada sentimen dari global yang bakal mempengaruhi perdagangan. Pasar regional maupun IHSG dipengaruhi oleh Amerika Serikat (AS) dan China, mereka direncanakan akan menandatangani kesepakatan di minggu pertama.
Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 30 Januari 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional