Bursa Asia Melonjak Sambut Kesepakatan Perang Dagang
digtara.com | JAKARTA – Sambut kabar kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS) dan China. Jumat (13/12) pukul 8.47 WIB Bursa Asia melonjak tinggi, indeks Nikkei 225 melejit 2,32% ke 23.968.
Baca Juga:
Hang Seng melaju 1,70% ke 27.450. Indeks Shanghai menguat 0,80% ke 2.939. Sedangkan Taiex melaju 1,14% ke 11.971.
Kospi melesat 1,23%. Sementara Straits Times naik 0,49% dan FTSE Bursa Malaysia naik 0,62%.
“Investor global mendapatkan dua kado Natal dan seharusnya bersyukur,” kata Sean Callow, senior forex analyst Westpac kepada Reuters. Selain kesepakatan dagang, pemilu Inggris yang tampaknya dimenangkan oleh Partai Konservatif menjadi tenaga tambahan bursa saham.
Polling menunjukkan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson bisa mendapatkan dukungan 368 kursi di Parlemen sehingga bisa menyelesaikan ketidakpastian Brexit yang berkepanjangan. Poundsterling menguat 2,3% terhadap dolar dan mencapai level tertinggi terhadap euro sejak pertengahan 2016.
Dari medan perang dagang, China dikabarkan menyetujui pembelian US$ 50 miliar produk pertanian AS untuk tahun depan. Ini adalah bagian dari kesepakatan penundaan tarif impor AS atas barang China senilai US$ 156 miliar yang mulanya akan diberlakukan 15 Desember.
“Jika AS memangkas tarif yang berlaku saat ini, maka akan ada kenaikan lagi di pasar saham,” kata Norihiro Fujito, chief investment strategist Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities kepada Reuters. Dia menambahkan bahwa keputusan yang diberitakan hari ini belum dihitung oleh pasar
Rekomendasi Saham dan Prediksi Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 30 Januari 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Kamis, 29 Januari 2026: IHSG Ambrol 7,35%, Kapitalisasi Pasar Susut Rp1.259 Triliun
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026
Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional