Sabtu, 09 Mei 2026

Perang Dagang Masih Memicu Rupiah Melemah

- Jumat, 15 November 2019 00:45 WIB
Perang Dagang Masih Memicu Rupiah Melemah

digtara.com | JAKARTA – Ternyata perang dagang tidak sesuai ekspektasi karena api perang dagang kembali membara. Dampaknya, nilai tukar rupiah masih melemah terhadap dolar AS.

Baca Juga:

Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (14/11) kemarin, rupiah di pasar spot ada di posisi Rp 14.088 per dolar AS, melemah 0,06% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 14.079 per dolar AS. Kompak, kurs tengah Bank Indonesia juga mencatat rupiah melemah 0,11% ke Rp 14.098 per dolar AS.

Menurut Ekonom Pefindo Fikri C. Permana mengatakan perang dagang AS dan China yang kembali memanas membuat beberapa mata uang, termasuk rupiah terdepresiasi terhadap dolar AS.

Sementara belum ada data ekonomi penting dari domestik yang bisa menyokong pergerakan nilai tukar rupiah hari ini.

Sementara, Analis Valbury Asia Futures, Lukman Leong mengatakan pergerakan rupiah hari ini lebih banyak terpengaruh secara teknikal.

Pada Jumat (15/11) besok, data neraca perdagangan Indonesia akan keluar. Fikri memproyeksikan jika defisit neraca perdagangan tidak terlalu lebar, maka rupiah memiliki potensi untuk menguat.

“Harga minyak mulai turun, tapi tidak membawa sentimen positif yang signifikan, sehingga defisit masih ada, tinggal seberapa tinggi defisitnya,” kata Fikri.

Sedangkan, Lukman mengatakan jika rilis data neraca perdagangan tidak tumbuh atau turun signifikan maka, pergerakan rupiah berpotensi melemah terbatas secara teknikal.

“Pelemahan rupiah sudah hampir sentuh Rp 14.100 per dolar AS, secara teknikal rupiah berpotensi berbalik menguat,” kata Lukman.

Fikri memproyeksikan rupiah di rentang Rp 14.010 per dolar AS hingga Rp 14.110 per dolar AS. Sedangkan, Lukman memproyeksikan rupiah di rentang Rp 14.050 per dolar AS hingga Rp 14.125 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026

Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

IHSG Hari Ini 28 April 2026 Berpotensi Lanjut Koreksi ke 7.022, Ini Rekomendasi Saham ARCI hingga TINS

Komentar
Berita Terbaru