Tensi Perang Dagang Mereda Sokong IHSG
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat. IHSG ditutup menguat 0,21% ke level 6.265 dengan dana asing masih didominasi aksi jual senilai Rp 315,10 miliar.
Baca Juga:
Menurut Analis Bina Artha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji menyebut positifnya IHSG hari ini didorong oleh meredanya tensi perang dagang AS-China dan penundaan Brexit.
Sedangkan Head of Reserach Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menambahkan, hijaunya indeks hari ini didorong oleh sektor aneka industri dan konsumer yang masing-masing menguat 1,25% dan 1,16%.
Terkait dana asing yang keluar hari ini, Lanjar menilai hal tersebut merupakan hal yang lumrah dan diakibatkan oleh aksi profit taking investor.
Pada perdagangan hari ini, Lanjar menyebut IHSG akan dipengaruhi oleh sentimen penantian kepastian akan kemungkinan penurunan suku bunga Fed yang akan diambil dalam FOMC meeting pada Rabu mendatang.
Nafan menambahkan Data FDI RI, dinamika Brexit, meredanya tensi perang dagang juga akan jadi sentimen yang dorong pergerakan Indeks hari ini.
Maka dari itu, pada perdagangan hari ini Lanjar memproyeksikan IHSG akan bergerak cenderung tertekan pada support-resistance di 6215-6280.
Sementara Nafan memproyeksikan IHSG akan kembali menguat di level support 6207- 6224 dan resistance di level 6.3133-6.342.[kontan]
Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis