Dollar AS Sanggup Ungguli Yen
digtara.com | JAKARTA – Analis Monex Investindo Futures Faisyal menyampaikan, pasangan USD/JPY sedang dalam tren positif setidaknya dalam satu bulan terakhir. Pasangan USD/JPY terpantau mengalami penguatan tipis 0,08% ke level 107,92 pada penutupan perdagangan Jumat (27/9).
Baca Juga:
Di mana posisi yen sempat goyah lantaran tingkat inflasi sektor konsumer Jepang melambat. Jumat lalu, data Tokyo core CPI di bulan Agustus tumbuh 0,5% (mom) atau lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus analis sebesar 0,6%.
Beberapa hari sebelumnya, data serupa yang dirilis oleh Bank of Japan (BoJ) juga menunjukkan hasil yang tidak sesuai ekspektasi.
Sementara, Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda sudah memberikan pernyataan bernada dovish atas hasil kurang memuaskan data ekonomi Jepang. “Perlambatan data inflasi bisa memicu pelonggaran stimulus lanjutan oleh BoJ,†ujar Faisyal, akhir pekan lalu.
Dollar AS cukup terbantu oleh stabilnya data final pertumbuhan ekonomi AS di kuartal II-2019 sebesar 2,0%. Angka ini masih sesuai dengan ekspektasi konsensus analis.
Kendati data ekonomi AS lainnya menunjukkan hasil yang beragam, bukan mustahil hasil ini akan membuat The Federal Reserves lebih percaya diri untuk tidak terburu-buru melakukan pemangkasan suku bunga acuan.
Dalam waktu dekat, pergerakan pasangan USD/JPY juga akan dipengaruhi perkembangan kabar pemakzulan terhadap Presiden AS Donald Trump. Sentimen ini cukup penting mengingat di saat yang sama Trump masih disibukkan oleh proses negosiasi dagang dengan China.
Secara teknikal, pasangan USD/JPY bergerak di atas MA50, MA100, dan MA200. Indikator MACD berada di level 0,0281 sedangkan RSI berada di level 56,68. Adapun indikator stochastic berada di level 65,04.
DPW PKB Jateng Gelar Tasyakuran Pahlawan Nasional. Gus Yusuf: Kiai Kholil Bangkalan Guru Segala Guru, Gus Dur Guru Bangsa
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Hari Ini, Jumat 7 November 2025
SGN Demak Gelar Pelatihan Jurnalistik, Cetak Jurnalis Profesional dari Kalangan Santri
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS